Cerita Kelly Tandiono Jadi Pemain Bulutangkis - Male Indonesia
Cerita Kelly Tandiono Jadi Pemain Bulutangkis
Sopan Sopian | News

Aktor sekaligus model cantik, Kelly Tandiono berkesempatan untuk memerankan tokoh pebulutangkis senior Indonesia, Sarwendah Kusumawardhani dalam film biopik yang mengangkat kisah perjuangan hidup legenda Susy Susanti yang berjudul “Susi Susanti-Love All”.

Photo: Sopian/Male Indonesia

Seperti diketahui, Kelly lebih banyak aktif untuk olahraga triathlon daripada bermain bulutangkis. Alhasil, perannya dalam film “Susi Susanti-Love All” ini, membuat Kelly sedikit kesulitan.

“Susah banget ya jadi pemain bulutangkis itu, saya sebenarnya memang suka olahraga, tapi ini kan disini saya jadi atlet. Rasanya beda sekali sih, tapi seru banget,” ucap Kelly.

Selain itu, Kelly juga merasakan kesulitan dalam pemakaian bahasa selama proses syuting berjalan. Seperti yang diketahui, Sarwendah berasal dari Malang, Jawa  Timur. Jadi di sini, Kelly dituntut untuk bicara dengan logat Jawa.

“Kesulitan lainnya yang saya rasakan di sini adalah bahasa. Mbak Sarwendah kan asli Malang, jadi logat dan gaya bicaranya tuh medok khas Jawa. Nah menariknya, karena lama bermain dengan Ci Susy (Susanti) logatnya jadi bercampur Sunda,” kata Kelly.

Akhirnya, lanjut Kelly, inisiatifnya, dirinya izin ke Sarwendah untuk pakai logat jawa saja di sini, tujuannya agar terlihat beda dengan Laura atau Susy. “Saya sempat latihan sama Mbak Sarwendah, tetapi yang latih saya secara intensif tetap pelatihnya Susy Susanti, Ci Chu Sia. Saya senang banget, nggak nyangka akan dilatih beliau,” ujar Kelly.

“Setelah proses syuting, kalau ada teman yang ngajak main bulutangkis sih saya siap banget, sudah jago nih hahaha,” tambah Kelly Tandiono.

Kendati sebelumnya jarang bermain bulutangkis, ternyata Kelly merupakan penggemar bulutangkis sejak kecil. Jadi, ia pun sudah mengenal dan merasakan euphoria dari perjuangan dan aksi Sarwendah saat sedang berkompetisi membela Indonesia di berbagai ajang Internasional.

“Saya dari dulu sering nonton bulutangkis, jadi saya tahu Sarwendah dan tokoh-tokoh bulutangkis itu siapa saja. Tetapi untuk bertatap muka langsung ya baru kali ini,” jelasnya.

Perlu diinformasi, nama besar Sarwendah di dunia bulutangkis memang sudah diakui dunia. Ia merupakan srikandi Indonesia yang menjadi bintang dan pesaing berat bagi beberapa Negara seperti China dan Korea Selatan di era 90-an awal.

Di Olimpiade Barcelona 1992, Sarwendah Kusumawardhani harus gugur di babak perempatfinal setelah dikalahkan oleh Bang Soo-Hyun dari Korea Selatan. *** (SS)

SHARE