5 Hal Menarik dari Patung Singapura yang Ikonik - Male Indonesia
5 Hal Menarik dari Patung Singapura yang Ikonik
Sopan Sopian | Relax

Patung Singapura yang ikonik akan segera menjadi kenangan bagi para pelancong yang pernah liburan ke negeri itu. Pasalnya, patung yang bernama Patung Merlion itu akan segara diruntuhkan dan diganti menjadi jalan raya.

Gambar oleh skeeze dari Pixabay

Melansir Asiaone, setidaknya ada 5 hal menarik yang perlu Anda ketahui tentang salah satu ikon Singapura yang paling terkenal ini.

Patung Asli di Sungai Singapura
Tahukah Anda bahwa patung tersebut dibuat oleh pemahat yang bernama Lim Nang Seng, dan diresmikan langsung oleh Perdana Mentri Lee Kuan Yew pada 1972.

Desain patung dirancang oleh Mr Kwan Sai Kheong, almarhum duta besar Filipina dan mantan wakil rektor Universitas Singapura. Kini universitas tersebut mengganti nama mereka menjadi Universitas Nasional Singapura.

Sayangnya, pemandangan Merlion terhalang saat Jembatan Esplanade yang dibangun pada tahun 1997. Patung tersebut pun digeser sejauh 120 meter dari posisi awalnya pada 2002. Patung tersebut memiliki tinggi 8 meter dan berat 70 ton, dan sekarang berdiri di Taman Merlion menghadap ke Teluk Marina.

Tapi, Merlion memiliki replika kecil yang tingginya hanya seperempat dari aslinya. Patung ini pun memiliki piring dan mangkuk porselen yang berada jauh di belakangnya.

Ada 7 Singa
Terdapat tujuh Merlions di Singapura, termasuk Sentosa Marlion dan dua patung di Merlion Park. Dua Merlion yang tersisa adalah sepasang di jantung kota, di Aang Kio Avenue 1, yang mengapit pintu masuk tempat parkir yang mengarah ke Blok 216 hingga 222.

Membutuhkan dana sekitar SGD30.000 atau setara dengan Rp300 juta untuk membangunnya pada tahun 1998, dan dilakukan oleh Komite Perumahan Ang Mo kio.

Sentosa Merlion Dibuat Tahun 1995
James Martin lah yang telah merancangnya, James adalah pematung asal Australia. Dibangun pada 1995 dengan nilai sekira USD8 juta atau setara dengan Rp81 miliar, Sentosa adalah Merlion tertinggi di Singapura.

Jika ingin melihatnya, maka kamu akan dikenakan biaya sekira SGD6,2 atau setara Rp62.000 hingga SGD18 atau setara Rp18.000 untuk memasuki Merlion setinggi 37 meter. Patung ini pun telah menjadi tempat pameran seperti kisah animasi 3D tentang bagaimana Sang Nila Utama menemukan Singapura.

Banyak yang Meniru Karena Terkenal
Menjadi ikon nasional Singapura, Merlion sangat terkenal di luar negeri. Bahkan, beberapa negara telah meniru makhluk mitos itu. Di Hakodate, patung Merlion berdiri sebagai simbol persahabatan antara kota terbesar ketiga Hokkaido dan Singapura. Patung tersebut, memiliki tinggi 8,6 meter, persis sama dengan patung asli di Singapura.

Mitos
Patung yang berbentuk singa dan tubuh ikan ini, Merlion telah dirancang pada tahun 1964 oleh ahli zoologi Inggris Alec Fraser-Brunner untuk dijadikan logo Singapore Tourist Promotion Board. Bentuk ikan di patung tersebut menggambarkan awal mula Singapura sebagai “desa nelayan”.

Sementara singa tersebut, merujuk pada Nila Utama. Pangeran Sriwijaya yang mengaku bernama pulau Singapura atau “kota singa” dalam bahasa sansekerta, karena melihat binatang tersebut. Meskipun, singa memang tidak asli dari wilayah tersebut. *** (SS)

SHARE