Derita Masa Lalu Aktris Cantik Demi Moore - Male Indonesia
Derita Masa Lalu Aktris Cantik Demi Moore
Sopan Sopian | News

Dunia Hollywood memang terlihat gemerlap, popularitas tinggi, dan penuh dengan kebahagiaan. Faktanya tak seindah yang dibayangkan orang. Sudah banyak pesohor Hollywood yang membeberkan perjuangan dan tekanan yang harus mereka hadapi agar tetap eksis. 


Photo: Bart ryker/Wikipedia

Sebagai aktris yang telah berkecimpung dalam perfilman Hollywood sejak tahun 1980an, Demi Moore baru-baru ini juga mengungkap tekanan yang dialaminya. Demi Moore mengungkapkan pernah dijual oleh ibunya saat berusia 15 tahun. Ia menyebut ibunya mendapatkan US$500 dari pria hidung belang.

Dalam buku biografinya Inside Out, aktris yang terlihat awet muda itu mengungkapkan bahwa ibunya membuat gelap mata akibat kecanduan alkohol. Moore mendedikasikan buku itu untuk ketiga putri serta ibunya yang meninggal tahun 1998.

Moore mengaku masih mengingat ucapan yang dilontarkan oleh pria hidung belang tersebut. Momen yang membuat dirinya sempat mengalami masalah kejiwaan.

"Bagaimana perasaanmu, dihina oleh ibumu sebesar US$500," ungkap Moore menirukan pria hidung belang, saat acara reality show 'Good Morning America' bersama Diane Sawyer pada pertengahan September 2019. "Saya pikir, dalam hati saya yang terdalam, saya tidak berpikir itu adalah transaksi langsung," tambahnya.

Moore menyebutkan, pada saat remaja ia cenderung diabaikan oleh kedua orang tua yang menderita kecanduan alkohol. Saat berusia 12 tahun, ia melihat ibunya pertama kali mencoba bunuh diri.

Moore juga mengatakan ibunya bahkan berusaha bunuh diri berkali-kali. Ia juga berpikir bahwa ayah yang tinggal bersama ibunya itu bukanlah ayah kandungnya. 

Setelah kedua orang tuanya bercerai, Moore tinggal bersama ibu yang sering mengajaknya ke bar dan berkenalan dengan sejumlah pria. Moore mengaku berkali-kali mencoba melarikan diri dari masa kecilnya yang hancur. 

Moore juga mengaku merasa masa kecilnya telah berlalu. Tumbuh tidak bersama ayah biologis, timbul banyak pandangan dan pertanyaan di benaknya. Ia merasa menjadi seorang anak yang tidak diinginkan keberadaannya.

Moore kemudian putus sekolah dan meninggalkan rumahnya. Saat itulah ia mengikuti audisi, meskipun dirinya tidak terlatih secara profesional.

Pada usia 19 tahun, Moore muncul dalam opera sabun dan memulai kariernya sebagai artis berbakat sekaligus mengubah masa kelamnya. Namun trauma masa kecil masih berlanjut, ia beberapa kali terlibat masalah kecanduan narkoba dan alkohol yang memaksanya untuk melakukan rehabilitasi. *** (SS)

SHARE