Terungkap Cara Penjahat Siber Bobol Akun Medsos - Male Indonesia
Terungkap Cara Penjahat Siber Bobol Akun Medsos
MALE ID | Digital Life

Pengguna media sosial, khususnya Facebook harus berhati-hati agar tidak menjadi korban pembajakan akun. Setidaknya dengan mengetahui modus pengambilalihan akun Facebook, pengguna bisa lebih berhati-hati.

Photo by Pixabay from Pexels

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkap lima tahap modus pengambilalihan akun Facebook. Pertama, pelaku mengetahui bahwa calon korban ialah pemilik akun Facebook yang aktif dan memiliki banyak pertemanan. 

Pelaku membuka Facebook dengan memasukkan nama akun yang ia incar. Lalu, pelaku klik "Lupa Kata sandi" pada akun tersebut. Kemudian, pelaku memilih kirim kode verifikasi melalui SMS telefon. Setelah mengirimkan pesan melalui Facebook Messenger kepada pemilik akun Facebook yang menjadi targetnya.

Kepada pemilik akun, pelaku meminta nomor WhatsApp dengan alasan ingin berbicara lebih lanjut. Pada chat via WhatsApp, pelaku mengatakan kepada pemilik nomor (korban) bahwa pelaku minta izin hendak mengirim kode verifikasi Facebook ke nomor korban.

Setelah kode verifikasi (OTP) dikirim oleh pemilik akun. Selanjutnya, pelaku masuk dan mengubah email dan nomor telefon yang tertera dengan meminta kode verifikasi lagi via WhatsApp kepada korban.

Setelah pelaku berhasil menguasai akun Facebook korban, selanjutnya pelaku mengirimkan pesan chat via Facebook messenger kepada akun-akun yang berteman dengan akun Facebook tersebut untuk meminta pulsa dengan berpura-pura menjadi pemilik akun.

Pengguna diminta berhati-hati bila ada yang meminta nomor telefon genggam dan alamat email. Jangan pernah memberikan kode verifikasi yang masuk ke telefon genggam atau email Anda kepada orang lain.

Maka dari itu, untuk mengurangi kemungkinan akun Facebook kita diretas, Facebook dalam keterangannya, memberikan beberapa langkah untuk mengamankan akun dari peretas. Salah satunya untuk mengurangi apa yang dilakukan penjahat siber di atas.

Jika Anda lupa kata sandi, Anda dan keluarga bisa saling membantu dengan kontak yang terpercaya. Pilih tiga hingga lima orang yang dapat menerima kode khusus, dan hubungi mereka untuk mendapatkan kode tersebut agar Anda dapat masuk kembali ke akun Facebook Anda.

Selain itu, Facebook juga menyarankan untuk memilih kata sandi yang tepat dapat membantu menjaga keamanan akun Anda. Kata sandi Anda harus sulit ditebak, jadi hindari penggunaan nama pribadi, anggota keluarga atau hari ulang tahun Anda.

Lalu tidak hanya sampai di sana, Anda juga perlu pilih pengaturan two factor authentification untuk perlindungan ekstra. Ketika fungsi ini diaktifkan, Anda akan menerima notifikasi jika ada seseorang yang berusaha masuk ke akun Anda dari perangkat yang tidak Anda kenal. *** (SS)

SHARE