Anggapan Keliru Seputar Penyakit Skizofrenia - Male Indonesia
Anggapan Keliru Seputar Penyakit Skizofrenia
Gading Perkasa | Sex & Health

Penyakit skizofrenia merupakan kondisi di mana seseorang mengalami delusi, halusinasi, dan gangguan pada pikirannya. Dalam beberapa kasus, penderita skizofrenia sulit menjalani aktivitas harian layaknya orang normal.

Photo: PxHere

Alhasil, penyakit skizofrenia sering dianggap mengerikan dan berbahaya. Banyak pula mitos atau anggapan keliru terkait penyakit ini. Simak ulasannya, seperti dilansir dari WebMD.

Pengidap skizofrenia memiliki banyak kepribadian
Ini salah satu kekeliruan besar tentang skizofrenia. Penderitanya tidak memiliki kepribadian ganda. Sebaliknya, ia punya ide-ide palsu atau kehilangan kontak dengan kenyataan. Jadi, gangguan kepribadian ganda tidak berhubungan.

Orang yang mengidap skizofrenia suka kekerasan dan berbahaya
Walau orang dengan skizofrenia terkadang dapat bertindak secara tak terduga, sebagian besar dari mereka tidak berbahaya, terutama jika mereka sedang dirawat.

Ketika orang dengan gangguan otak ini melakukan tindakan kekerasan, mereka biasanya memiliki kondisi lain, seperti masalah perilaku di masa lalu atau penyalahgunaan zat.

Skizofrenia bisa menurun
Gen memang memainkan peran, tetapi hanya karena salah satu anggota keluarga mengidap penyakit mental ini, bukan berarti Anda pasti akan merasakannya juga.

Orang dengan skizofrenia kurang pintar
Beberapa penelitian menemukan bahwa orang dengan skizofrenia memiliki banyak masalah pada tes keterampilan mental seperti perhatian, pembelajaran, dan memori. Tapi bukan berarti mereka tidak cerdas.

Pengidap skizofrenia perlu penanganan khusus
Ada suatu masa ketika orang-orang dengan penyakit mental butuh penanganan khusus hingga ditempatkan di rumah sakit jiwa. Namun, saat ini lebih sedikit orang yang ditempatkan di fasilitas kesehatan mental. Kebanyakan pengidap skizofrenia tinggal bersama keluarga atau di lingkungan masyarakat yang mendukung.

Orang dengan skizofrenia tidak akan mendapat pekerjaan
Walau lebih sulit mendapatkan pekerjaan dan pergi ke kantor setiap hari, dengan perawatan yang tepat, penderita skizofrenia dapat menemukan posisi sesuai keterampilan dan kemampuan mereka.

Skizofrenia membuat orang jadi malas
Penyakit tersebut membuat seseorang lebih sulit mengurus kebutuhan sehari-hari mereka, seperti mengenakan pakaian dan mandi. Dan lagi-lagi, tak berarti mereka malas. Mereka hanya butuh bantuan dengan rutinitas harian.

Pengidap skizofrenia tidak bisa pulih
Skizofrenia sulit diobati, tetapi masih bisa disembuhkan. Dengan obat dan terapi yang tepat, sekitar 25 % penderitanya akan berangsur-angsur pulih. Sedangkan, 50 % lainnya akan melihat dirinya berubah lebih baik. [GP]

SHARE