3 Poin yang Dicari Rekruter saat Wawancara Kerja - Male Indonesia
3 Poin yang Dicari Rekruter saat Wawancara Kerja
Gading Perkasa | Works

Mengetahui kualitas yang dicari rekruter saat wawancara kerja dapat membantu Anda merespon dengan cara positif. Ketika interview, pelamar akan melakukan banyak hal lebih dari sekadar mendengarkan jawaban yang Anda berikan.

Photo by Sebastian Herrmann on Unsplash

Ada beberapa poin penting yang mereka cari saat wawancara kerja dari Anda, dan ini tidak diungkapkan secara langsung. Berikut penjelasan lengkapnya.

Apakah Anda cocok dengan kultur perusahaan
Bakat dan skill bukan satu-satunya kriteria yang akan dievaluasi rekruter. Seorang kandidat yang sangat berbakat dan ahli mungkin tidak cocok dengan kultur perusahaan.

Jadi, apa yang dicari rekruter saat interview adalah seseorang yang tidak hanya cocok sebagai bagian dari tim, melainkan juga bagi perusahaan itu sendiri. Cara terbaik menunjukkan poin ini adalah be yourself saat mengikuti proses wawancara kerja.

Jika Anda mencoba menampilkan kepribadian berbeda dengan cara yang menurut Anda menyenangkan rekruter, ini tidak akan berhasil.

Soft skill yang Anda miliki
Rekruter tentu mencari soft skill yang benar-benar diperlukan oleh perusahaan. Soft skill sangat berharga di dunia kerja. Kemampuan teknis dapat dipelajari, baik formal dan non-formal, namun soft skill lebih tricky, sehingga sulit diajarkan.

Ketika melakukan wawancara, rekruter akan mengevaluasi soft skill Anda di semua proses, tidak hanya mendengarkan jawaban Anda.

Mereka memperhatikan body language, termasuk tingkah laku. Menurut LinkedIn, soft skill teratas yang banyak dicari rekruter adalah manajamen waktu, kemampuan beradaptasi, kolaborasi, persuasi, dan kreativitas.

Bahkan, empati dan integritas juga penting. Tunjukkan soft skill tersebut dalam proses wawancara kerja. Bicarakan pula bagaimana soft skill akan membantu kesuksesan Anda bekerja, dan berperan penting meningkatkan prestasi.

Kesediaan Anda belajar
Tempat kerja yang terus berubah dengan speed semakin cepat, maka kemampuan belajar sangat penting di mata rekruter saat wawancara. Kemauan belajar bisa bermanfaat bagi Anda dan masa depan perusahaan.

Dari sisi rekruter, ini juga memastikan bahwa Anda sebagai pekerja tetap update dan kompetitif. Anda dapat menunjukkan kemampuan ini dengan mengatakannya langsung dan membuktikan bila Anda telah meluangkan waktu belajar karena bisa menjadi tool untuk membantu karier Anda.

Di sini, Anda dapat menyebutkan waktu yang telah dilalui guna mempelajari kemampuan baru. Dengan memahami apa saja yang dicari rekruter, Anda lebih taktis ketika menyiapkan wawancara kerja. [GP]

SHARE