Tren AC Milan Tunjuk Legendanya untuk Latih Klub - Male Indonesia
Tren AC Milan Tunjuk Legendanya untuk Latih Klub
Gading Perkasa | Sport & Hobby

Sejak Massimiliano Allegri pergi pada musim 2013/14, AC Milan mengawali tren menunjuk legendanya untuk menukangi klub. Tren ini kemudian berlanjut, disertai keunikan di mana tiap legenda yang ditunjuk punya nomor punggung berurutan ke bawah.

Photo credit: morten f on VisualHunt.com / CC BY-NC-SA

Sebagai contoh, legenda pertama yang ditunjuk Milan untuk menangani klub, yaitu Clarence Seedorf. Semasa aktif bermain di Milan, ia memakai nomor punggung 10.

Mencatatkan 432 penampilan, gelandang serang berkebangsaan Belanda itu mencetak 62 gol dan 54 assist. Namun, saat menjadi pelatih, ia bahkan tak bertahan satu musim penuh.

Ditunjuk pada musim dingin 2014, Seedorf mencatat 11 kemenangan, dua hasil imbang, dan sembilan kekalahan. Hasil itu tak membuatnya bertahan di akhir musim 2014/15.

Menariknya, suksesor Seedorf yang memakai nomor punggung 10 adalah Filippo Inzaghi. Juga merupakan legenda klub, kala aktif Inzaghi memakai nomor 9. Terkenal sebagai penyerang yang ahli mengelabui jebakan offside, Super Pippo sukses mencetak 126 gol dari 300 laga di semua kompetisi bersama Milan.

Namun begitu melatih, Inzaghi tak sementereng ketika aktif bermain. Bahkan, kala itu Milan hanya mencatatkan 14 kemenangan di 40 laga, dengan 13 kali imbang dan 13 kekalahan. Inzaghi pun dipecat di akhir musim.

Sempat tak percaya dengan tren menunjuk legenda tim, musim 2017/18, Milan memanggil Gennaro Gattuso sebagai pengganti Vincenzo Montella.

Gattuso melanjutkan pola nomor punggung legenda yang sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih. Ya, semasa aktif bermain di Milan, Gattuso mengenakan nomor punggung 8.

Dibandingkan Seedorf dan Inzaghi, Gattuso terbilang paling lama melatih di Milan. Pelatih yang dijuluki Ringhio itu berada di Milan selama dua musim. Pada musim pertama, Gattuso membawa Milan finish di peringkat enam, kemudian naik jadi peringkat lima di musim kedua.

Sayang sekali, Gattuso kerap dikritik lantaran performa Milan yang tidak konsisten. Setelah melatih Il Rossoneri di 83 pertandingan, Gattuso membukukan 40 kemenangan, 23 kali imbang, dan kalah 20 kali. Ia memutuskan mundur dari jabatannya.

Kini, posisi Marco Giampaolo yang semakin tidak aman mencuatkan nama Andriy Shevchenko sebagai pengganti. Bila sosok yang akrab disapa Sheva tersebut benar-benar menggantikan Giampaolo, pola itu bakal berlanjut. Pasalnya, semasa tampil 322 kali dan menyumbang 175 gol untuk Milan, ia memakai nomor punggung 7. [GP]

SHARE