Bukan Air Putih, Ini Minuman Pencegah Dehidrasi - Male Indonesia
Bukan Air Putih, Ini Minuman Pencegah Dehidrasi
Gading Perkasa | Sex & Health

Air putih ternyata bukan minuman terbaik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Penelitian terbaru menemukan, minuman alternatif supaya tubuh tidak dehidrasi.

Photo: Pixabay

Studi dari St Andrews University meneliti efek sejumlah minuman terhadap hidrasi tubuh. Hasilnya, air putih bukanlah minuman terbaik.

Peneliti menemukan, air dengan sedikit gula, lemak, atau protein memiliki efek yang lebih baik untuk hidrasi tubuh. Minuman ini dapat membuat Anda terhidrasi lebih lama dibandingkan air putih.

Sedangkan air putih, termasuk juga jenis sparkling, memiliki efek yang cukup baik dan cepat dalam menghidrasi tubuh.

Seperti dilansir dari CNN, peneliti Ronald Maughan menjelaskan, terdapat dua faktor yang memengaruhi cara tubuh merespon air.

Pertama, semakin banyak minuman yang dikonsumsi, semakin cepat minuman tersebut keluar dari tubuh dan diserap ke dalam aliran darah. Kedua, komposisi nutrisi minuman yang masuk ke dalam tubuh.

Kandungan gula, protein, dan lemak dapat memperlambat penyerapan air di dalam tubuh sehingga tubuh terhidrasi lebih lama.

Studi ini menemukan, susu lebih menghidrasi daripada air putih karena mengandung gula laktosa, protein, dan lemak. Kandungan ini membantu memperlambat cairan keluar dari tubuh dan menjaga hidrasi terjadi dalam periode waktu yang lebih lama.

Susu juga mengandung natrium yang dapat menahan air di dalam tubuh dan menghasilkan lebih sedikit urine.

Hal yang sama juga berlaku pada cairan yang digunakan untuk mengobati diare, seperti oralit. Cairan ini mengandung sedikit gula, natrium, dan kalium yang membantu menjaga air tetap berada di dalam tubuh.

Sementara minuman kopi, tergantung jumlah kafein yang terkandung di dalamnya. Kopi dengan sekitar 80 mg kafein memiliki efek hidrasi yang hampir sama seperti air putih.

Namun, mengonsumsi lebih dari 300 mg kafein atau 2 - 4 cangkir kopi per hari dapat menyebabkan kehilangan cairan karena bersifat diuretik atau menghilangkan cairan di dalam tubuh.

Temuan lain mengungkap, minuman dengan gula berlebih seperti minuman bersoda dan jus buah justru kurang menghidrasi. Minuman tersebut juga memiliki kalori yang tidak memenuhi nutrisi sehat.

Begitu pula bir dan minuman beralkohol, karena sifatnya diuretik, sehingga menyebabkan urine keluar lebih banyak.

Sebagai catatan, hasil penelitian ini tidak melarang Anda mengonsumsi air putih. Melainkan mengungkap bahwa ada minuman lain yang lebih baik. [GP]

SHARE