Memahami Komunikasi yang Ideal dalam Kencan - Male Indonesia
Memahami Komunikasi yang Ideal dalam Kencan
Gading Perkasa | Relationships

Komunikasi memang penting dalam suatu hubungan. Jika komunikasi tercipta dengan baik, akan membuat pasangan saling mengerti dan mengenal satu sama lain.

komunikasi kencan-Male IndonesiaPhoto by Relevante design on Unsplash

Porsi menghubungi pasangan juga berbeda. Ada yang mewajibkan pasangannya saling melapor kegiatan secara intens, tapi tak sedikit yang baru berkabar di waktu senggang. Lantas, bagaimana komunikasi yang ‘ideal’ dalam kencan?

Menukil Elite Daily, banyak faktor yang berperan dalam hal ini. Pakar hubungan dan etika, April Masini, menyebutkan tiga hal yang perlu Anda pertimbangkan, yaitu lama hubungan, kenyamanan satu sama lain, dan apa yang sesungguhnya terjadi di hidup Anda saat ini.

“Jika Anda berkencan dengan lawan jenis dan ini hubungan baru, Anda mungkin berkomunikasi beberapa kali sehari karena romansa kuat dan Anda berdua menikmati obrolan,” kata Masini.

“Atau mungkin Anda berkomunikasi beberapa kali dalam seminggu karena belum ada komitmen nyata,” katanya lagi.

Perhatikan posisi Anda dalam hubungan dan banyaknya komunikasi yang terasa masuk akal. Anda juga bisa memperhatikan pola komunikasi yang bergantung pada kesibukan, di mana mungkin hanya mempunyai waktu mengobrol sekali atau dua kali sehari.

Pakar hubungan Susan Winter menuturkan, cara mengetahui idealnya komunikasi, yaitu apakah komunikasi tersebut benar-benar bekerja. Salah satunya terlihat dari keseimbangan yang tercipta, apakah Anda sinkron dengan pasangan atau sering salah paham satu sama lain.

“Apakah Anda dan pasangan berada di halaman yang sama sejauh nilai, tujuan, dan resolusi permasalahan sehari-hari?” tuturnya.

Jika jawaban dari itu semua adalah tidak, maka Anda perlu memperbaiki gaya dan frekuensi komunikasi.

Masini menegaskan, jika komunikasi mengganggu kehidupan dan rutinitas Anda, maka itu pertanda bahwa segala sesuatunya salah. Komunikasi seharusnya tidak mengganggu fokus Anda, baik saat di tempat kerja atau di malam hari.

Saat ini terjadi, saatnya Anda membuat batasan. Meskipun beberapa orang lebih suka berkomunikasi lebih. Yang jadi masalah, jika komunikasi mengganggu Anda bekerja, tidur, atau aktivitas lainnya.

Menurut Masini, kuncinya berada pada pendekatan masalah dalam suatu hubungan di mana satu sama lain melakukan penyesuaian. Coba hal-hal yang berbeda, tergantung pada masalahnya dan siapa sebenarnya Anda berdua.

“Ini semua tentang menemukan keseimbangan dengan jumlah komunikasi dan diskusi topik terlarang, tergantung pada bentuk komunikasi. Dengan sedikit penyesuaian, Anda dapat menemukan kebahagiaan,” ujar dia. [GP]

SHARE