Tergiur dengan Nike, Liverpool Justru Kena Kasus - Male Indonesia
Tergiur dengan Nike, Liverpool Justru Kena Kasus
Gading Perkasa | Sport & Hobby

Liverpool bisa dibilang sedang laris. Pasalnya, dua apparel olahraga asal Amerika Serikat, Nike dan New Balance, berebut untuk menjadi sponsor The Reds di musim depan.

Photo: wikimedia commons

Sejak tahun 2015, Liverpool sudah didukung New Balance dalam penyediaan apparel. Kontrak bernilai 45 juta poundsterling itu habis musim panas 2020 dan Liverpool rencananya mencari pabrikan lain.

Sebab, mereka merasa perlu mendapat kontrak yang lebih besar. Mengingat para pesaing seperti Manchester United, Manchester City, Chelsea, dan Arsenal, berada di atas mereka.

Tawaran Nike datang
Nike pun muncul dengan tawaran kontrak yang kabarnya bernilai fantastis, melebihi kontrak 750 juta poundsterling antara MU dan Adidas yang berdurasi 10 tahun. Ini adalah nilai kontrak apparel terbesar klub Premier League.

Liverpool yang tergiur tawaran itu akhirnya menerima. Kabar terbaru dari Telegraph dan The Athletic, keduanya segera menyepakati kerja sama pada musim 2020/2021.

Tapi, New Balance rupanya enggan menyerah. Sebab pabrikan yang berbasis di Boston itu punya klausul dalam kontraknya, yakni bisa mengajukan tawaran yang sama dengan Nike dan mereka sudah melakukannya.

Sayangnya, Liverpool menolak tawaran itu dan melihat Nike punya peluang lebih besar untuk membawa nama klub lebih mendunia. Apalagi secara prestasi, Liverpool sudah meningkat sejak ditangani Juergen Klopp dari Oktober 2015.

Klub terjerat kasus
Maka dari itu, New Balance mengajukan tuntutan pengadilan di London. Mereka mengganggap bahwa Liverpool sudah melanggar perjanjian.

“Kami pastikan bahwa penyokong perlengkapan tim, New Balance, sudah mengajukan tuntutan hukum kepada klub. Kami tidak mau banyak berkomentar selama proses hukum berlangsung,” demikian pernyataan juru bicara klub kepada Sky Sports.

Pernyataan New Balance
Sementara itu, dikutip dari laman Metro, pihak New Balance sebenarnya bangga karena bisa bekerja sama dengan klub besar seperti Liverpool. Mereka bahkan berencana melakukan perundingan dengan Liverpool di pengadilan tinggi.

“New Balance bangga dengan menjadi penyedia kit resmi Liverpool. Kami dan Liverpool telah tumbuh semakin kuat dari tahun ke tahun dan kami berharap hal itu berlanjut.”

“Kami ingin memperbarui kontrak kami pada 2020, begitu kontrak yang sekarang berakhir. Kami siap menyamakan nilai penawaran yang dibuat Nike.”

“Supaya membuat aturannya jelas, kami telah mengajukan untuk berunding dengan Liverpool di pengadilan tinggi. Mudah-mudahan itu bisa menjernihkan suasana dan menjelaskan hak yang dimiliki masing-masing pihak.” [GP]

SHARE