Solusi Bagi Anda Pemilih Pasangan yang Moody - Male Indonesia
Solusi Bagi Anda Pemilih Pasangan yang Moody
Sopan Sopian | Relationships

Memiliki pasangan yang moody memang membutuhkan upaya ekstra untuk menenangkannya. Kalau tidak sabar, bisa-bisa Anda kena sasaran amarahnya.

Moody - male IndonesiaPhoto by Kyle Broad on Unsplash

Tentunya mencari solusi lebih baik dibanding berdebat ketika emosi dia memuncak. Untuk itu, Anda terlebih dahulu perlu mencari tahu apa penyebab wanita moody. Berikut alasan mengapa wanita moody, seperti dilansir Lovepanky.

Dia Sedang Menstruasi
Hormon memainkan peran besar pada wanita yang murung atau emosional. Dia akan sangat moody ketika sedang menstruasi. Anda mungkin tahu suasana hatinya. Jika dia kesal atau marah, peluk dan buatkan teh. Jika dia marah, maka beri dia ruang. Jika dia pergi, jangan memaksanya untuk berbicara.

Dia Stres
Jika pasangan Anda sering mengalami moody akhir-akhir ini, dia mungkin sedang stres. Hal ini bisa karena pekerjaan, keluarga, bahkan sampai rencana pernikahan. Biasanya, pria akan mengatakan kepada pasangannya untuk bersantai. Tapi, masalah ini tidak sesederhana itu. 

Jangan hanya menyarankan untuk spa atau kata-kata yang berusaha menyejukan hatinya, tetapi lebih itu. Penuhi kebutuhan dia, support dan jangan membuatnya merasa buruk karena kesibukannya.

Dia tidak Tidur Nyenyak
Mungkin ada banyak alasan mengapa seseorang tidak tidur nyenyak. Tapi yang pasti, kurang tidur menyebabkan seseorang mudah marah atau moody. Pria harus apa jika pasangannya mengalami hal ini?

Jika dia terlambat bekerja, jangan katakan dia harus beristirahat, dia tahu itu. Tidur memang tidak mudah bagi sebagian orang, termasuk pasangan Anda. Namun, coba buatkan dia teh untuk menenangkannya atau bahkan membelikannya bantal baru.

Dia Merasa Terpuruk
Stres dan kelelahan dapat membuat wanita merasa jatuh atau sampai terpuruk. Dalam keadaan seperti ini, wanita akan sangat mudah menjadi moody.

Sebagai pria, Anda jangan meninggalkan dia yang sedang merasa jatuh. Tidak selalu harus menghiburnya dengan mengajaknya pergi keluar rumah, tetapi cukup memberinya pelukan hangat akan menenangkannya.

Anda Sendiri Masalahnya
Meskipun dunia tidak berputar di sekitar Anda, kadang-kadang wanita murung karena pasangannya. Anda bisa saja melakukan kesalahan atau berbohong. Sebagian besar wanita akan memberi tahu Anda apa yang salah, cobalah meminta maaf untuk melanjutkan kembali hubungan yang lebih baik.

Tapi, kadang-kadang setelah itu wanita kerap kembali jengkel atau marah sedikit lebih lama. Selain itu, wanita bisa menjadi sedikit agresif pasif. Dalam situasi ini, beri wanita waktu untuk menenangkan diri. Setelah itu, memulai obrolan dan humor bisa meredakan ketegangan. *** (SS)

SHARE