Kanker Payudara pada Pria Lebih Berbahaya - Male Indonesia
Kanker Payudara pada Pria Lebih Berbahaya
Sopan Sopian | Sex & Health

Meski persentasenya sangat kecil, kanker payudara juga bisa menyerang kaum pria. Bahkan bisa sangat berbahaya bahkan cenderung mematikan. 

Photo by rawpixel.com from Pexels

Pada penyakit ini, kaum pria umumnya tidak melakukan deteksi dini dan sering mengabaikan gejala yang timbul. Akibatnya, kanker baru diketahui saat sudah stadium lanjut, di mana proses penyembuhannya menjadi semakin sulit.

Journal of American Medical Association merilis sebuah analisa bahwa dari 1,9 juta wanita dan pria dengan kanker payudara, ketika pria didiagnosis pada tahap yang sama dengan wanita, tingkat kelangsungan hidup mereka secara signifikan lebih rendah. Ironinya, para peneliti belum mengetahui secara pasti mengapa itu terjadi.

Para peneliti di Vanderbilt University Medical Center juga menganalisa wanita dan pria yang menderita kanker payudara selama 10 tahun menggunakan National Cancer Database. Pada pria, peneliti menemukan bahwa tingkat kelangsungan hidup selama tiga tahun hanya 86,4 persen, lebih rendah dari perempuan yang mencapai 91,7 persen.

"Ketika membandingkan pria dengan wanita tahap demi tahap, Anda dapat melihat kanker payudara pria memiliki mortalitas yang lebih tinggi daripada wanita," kata ketua penelitian Dr. Xiao-Ou Shu, dilansir Sun Sentinal.

Kendati demikian, Shu mengakui penelitiannya masih banyak kekurangan dan perlu dilengkapi melalui penelitian lanjutan. Terutama penelitian tentang bagaimana cara mengobati kanker payudara pria.

"Anda juga harus mempelajari apakah kanker payudara pada pria berbeda dalam hal biologi, dan tingkat kambuhnya atau tidak," ungkap Shu.

Direktur medis dari Lynn Cancer Institute, Louise Morrell menambahkan, selain merawat perempuan, dia juga memiliki pasien pria yang mengidap kanker payudara. Ia percaya ada kemungkinan tumor payudara pria secara biologis berbeda dari wanita.

“Yang benar-benar perlu Anda tanyakan adalah apakah Anda harus memperlakukan pria sama karena kanker payudara pada pria mungkin tidak sama. Mungkin terlihat sama, tetapi mungkin berbeda," kata Morrell.

Selama ini, pria sering didiagnosis pada tahap lebih akhir daripada wanita. Mereka cenderung tidak menyadari bahwa mereka terkena kanker payudara dan lambat mengenali gejala-gejalanya. Hingga akhirnya ketika didiagnosis, tumor mereka lebih besar, lebih maju dan lebih mungkin menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Kanker payudara pada pria biasanya ditandai dengan benjolan di bawah atau dekat puting. Perawatannya cenderung berupa beberapa jenis operasi.

The American Cancer Society memperkirakan 1 dari 1.000 pria menderita kanker payudara. Meskipun itu jumlah yang kecil, namun edukasi, kesadaran dan penelitian akan hal tersebut harus terus ditingkatkan. *** (SS)

SHARE