Cara Menegur Rekan Kerja Tanpa Bikin Sakit Hati - Male Indonesia
Cara Menegur Rekan Kerja Tanpa Bikin Sakit Hati
Gading Perkasa | Works

Seperti juga pujian, teguran perlu diberikan kepada rekan kerja. Namun, Anda perlu mengetahui cara menegur rekan kerja atau bawahan dengan hati-hati. Pujian diberikan jika rekan kerja melakukan hal yang positif. Sementara, teguran diberikan saat ia melakukan kesalahan.

Photo by Austin Distel on Unsplash

Baik pujian atau teguran sebaiknya berfokus pada tiga hal. Pertama, yaitu perilaku apa yang sudah dilakukan dan mengapa ia melakukannya. Kedua, hasil dari perilaku dan pengaruhnya bagi tim atau rekan kerja lain. Dan terakhir, bagaimana meningkatkan hal positif, atau mencari solusi untuk akibat yang ditimbulkan dari kesalahan.

Menyoal teguran, menyampaikannya memang tidak semudah yang dibayangkan, apalagi jika berada dalam situasi yang tidak pernah Anda temui sebelumnya. Setidaknya, ada beberapa tips yang bisa Anda coba untuk menegur rekan kerja lebih hati-hati lagi.

Berfokus pada perilaku
Anda sebaiknya berfokus pada perilaku rekan kerja, bukan pribadinya. Semisal, jika rekan kerja tidak menyerahkan progress kerja, jangan sampaikan padanya, “Anda tidak menyerahkan pekerjaan, akibatnya saya tidak mendapatkan update.”

Sebaliknya, katakan “Sepertinya Anda belum menyerahkan tugas, apakah Anda belum mendapat informasi, sehingga tidak ada perkembangan?”

Gunakan pendapat pribadi saat menegur
Jangan mengatasnamakan tim atau rekan kerja lain saat menyampaikan teguran. Sehingga rekan kerja yang melakukan kesalahan tidak beranggapan bahwa tim atau rekan kerja lain mengetahui cara kerjanya. Cukup menggunakan lebih banyak kata ‘saya’, bukan ‘kami’.

Jangan berikan feedback sandwich
Feedback sandwich adalah cara memberikan teguran yang dimulai dan diakhiri dengan pujian. Kalau ini dilakukan, rekan kerja Anda akan lebih memperhatikan pujian dan lupa teguran yang ditujukan padanya.

Seimbangkan antara teguran dan pujian
Berikan teguran agar rekan kerja tidak mengulangi kesalahannya. Namun, berikan pula pujian sehingga motivasi kerjanya terjaga. Sampaikan keduanya secara seimbang.

Lakukan follow up
Perhatikan cara rekan kerja Anda menyelesaikan tugas pasca teguran diberikan. Sebab, Anda menjadi tahu apa saja yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.

Dengan menerapkan cara menegur yang tepat, rekan kerja tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama. Lebih dari itu, teguran yang diberikan meningkatkan performa kerjanya. [GP]

SHARE