Kaspersky Buat Teknologi untuk Industri Esports - Male Indonesia
Kaspersky Buat Teknologi untuk Industri Esports
Gading Perkasa | Digital Life

Kaspersky semakin menunjukkan keseriusannnya untuk terjun langsung ke industri esports. Mereka mengumumkan solusi terbaru berbasis cloud yang bisa membantu penyelenggara kompetisi esports mencegah pemain berbuat curang.

Photo: acanvasoflight/flickr

Mereka mengumumkan solusi bernama Kaspersky Anti-Cheat yang masih dalam versi beta. Teknologi ini diklaim hadir dan terintegrasi melalui API esports yang bisa digunakan oleh penyelenggara pada komputer yang digunakan untuk berkompetisi.

Dijelaskan bahwa solusi Kaspersky Anti-Cheat bisa membantu tim disipliner atau wasit memantau jalannya kompetisi secara real-time dan mendalam.

Jadi, pelanggan layanan Kaspersky Anti-Cheat harus memasang klien software ini di setiap PC peserta kompetisi. Kemudian secara otomatis software akan berjalan dan menganalisis sistem yang berjalan di layanan cloud.

Apabila ada sesuatu yang mencurigakan dan dianggap tidak normal atau wajar, maka Kaspersky Anti-Cheat secara real-time akan menangkap kecurangan yang terjadi dan langsung melaporkannya. Hal ini membuat wasit maupun tim disipliner bisa segera mengambil keputusan.

“Permainan adil adalah hal yang sangat berharga bagi para gamer yang berusaha menunjukkan kelas dan keterampilan mereka. Ketika permainan seperti CS:GO, PUBG atau DOTA 2 menjadi penuh dengan kecurangan, gamer yang jujur akan berhenti bermain atau bahkan menyerah untuk selamanya,” kata Product Owner Kaspersky Anti-Cheat, Anton Selikhov dalam keterangan resminnya.

“Oleh karena itu, solusi kami akan memberikan kesempatan bagi penyelenggara turnamen mempertahankan keseimbangan yang stabil dalam komunitas game dan memantau kemajuan kompetisi mereka.”

“Dengan hadirnya Kaspersky Anti-Cheat, perusahaan kami membawa lebih dari 20 tahun pengalaman yang relevan dalam memerangi malware dan kejahatan siber, ke wilayah baru. Tidak sampai di situ, kami juga akan meluncurkan Kaspersky Anti-Cheat untuk game online multiplayer,” ucap Selikhov.

Kaspersky menyebut bahwa mereka sudah menguji coba teknologi Kaspersky Anti-Cheat pada kompetisi The StarLadder Berlin major 2019. Pihak Kaspersky menilai, tindakan curang dalam kompetisi memiliki dampak terhadap industri game.

Para pelanggar aturan ini berpotensi menunda pemain profesional untuk berpartisipasi dalam kompetisi, dan dapat memengaruhi hubungan dalam komunitas game. Selain itu, kecurangan akan berdampak pada popularitas dan reputasi turnamen, yang pada mengurangi pendapatan atau jumlah perspektif kemitraan bagi penyelenggara. [GP]

SHARE