Jadi Bintang Sepak Bola, CR7 Akui tidak Enak - Male Indonesia
Jadi Bintang Sepak Bola, CR7 Akui tidak Enak
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu bintang sepak bola dunia. Ia dan Lionel Messi selalu disebut-sebut dan jadi bahan pembicaraan banyak orang.

ronaldo - Male IndonesiaPhoto:Ludovic Péron/Flickr.com

Sosok Ronaldo sendiri dikenal luas di kalangan pecinta sepak bola sebagai idola dan juga pesepak bola ternama. Selain populer, Ronaldo juga memiliki banyak harta.

Namun, siapa sangka menjadi bintang sepak bola yang populer dan memiliki banyak harta ternyata memiliki sisi yang tak menyenangkan. Mengutip laman The Sun, bintang sepak bola yang akrab disapa CR7 itu menuturkan hal tak enak dari menjadi bintang sepak bola dalam sebuah wawancara.

Cristiano Ronaldo menuturkan, saking populernya, dirinya sampai harus menyamar demi merasakan berpesta dengan bebas tanpa sorotan. Ronaldo bersama rekannya yang bernama Ricky sempat mengikuti pesta tahun baru 2009 di Madrid dengan berdandan ala rockstar.

Ronaldo bahkan membeli wig menggunakan kumis, kacamata hitam dan pakaian serba hitam demi menyembunyikan identitas. Ia juga terus menerus berbicara menggunakan bahasa Inggris agar tak ada satupun orang yang mengenalinya.

"Orang-orang bilang kami seperti bintang rock. Saya bilang kami hanya bicara bahasa Inggris, karena tidak akan ada yang tahu siapa kami," cerita Cristiano Ronaldo.

Penyamaran itu sempat hampir bocor saat ada yang mendengar ia berbicara bahasa portugis dengan Ricky. Namun, dengan penyamaran sempurnanya, tak ada yang percaya dengan dugaan orang tersebut.

Ronaldo juga mengatakan jika ia tak cukup mendapat privasi, keluarganya bahkan merasa gugup jika ia menemani mereka ke taman. "Saya tidak pergi ke taman dengan anak-anak saya. Jika saya pergi, orang-orang akan muncul dan anak-anak saya akan merasa gugup, pacar saya gugup, saya juga gugup," ucap bintag yang masa lalunya mengemis makanan itu.

Selain itu, Ronaldo menuturkan jika menjadi bintang sepak bola cukup membosankan. Karena saat berada di depan publik, ia tidak bisa menjadi dirinya sendiri. "Ketika Anda berada di publik, Anda tidak bisa menjadi dirimu sendiri, itu membosankan," tambah pesepakbola lulusan akademi Sporting Lisbon itu. *** (SS)

SHARE