Cara Memaksimalkan Fitur Privasi WhatsApp - Male Indonesia
Cara Memaksimalkan Fitur Privasi WhatsApp
MALE ID | Digital Life

Sebenarnya ada banyak cara untuk menjaga kerahasiaan informasi yang Anda bagikan di WhatsApp, namun fitur privasi di aplikasi ini dapat bekerja sempurna apabila Anda sendiri mengetahui cara menggunakannya. 

Photo by Anton from Pexels

WhatsApp sebenarnya memberikan kebebasan kepada para penggunanya untuk mengatur tingkat privasi karena tidak seluruh aktivitas Anda harus diketahui oleh orang lain yang ada dalam daftar kontak. Mengutip dari berbagai sumber, berikut ada 4 tips bagaimana memaksimalkan fitur privasi di WhatsApp.

1. Pesan Hanya Bisa Dilihat oleh Pengguna
Tahukah Anda bahwa pesan yang dikirim dan diterima melalui WhatsApp hanya dapat dilihat oleh mereka yang sedang berbincang? WhatsApp percaya bahwa seluruh pesan yang Anda kirim dan terima harus berada dalam genggaman Anda sendiri. 

Karena itu, WhatsApp tidak pernah menyimpan pesan di dalam server. Fitur enkripsi ujung ke ujung menunjukkan bahwa WhatsApp maupun pihak ketiga tidak bisa membaca pesan yang dikirim melalui aplikasi ini. 

2. Anda Online? Sudah Baca Pesan Saya?
Masyarakat Indonesia menggunakan WhatsApp untuk kebutuhan pribadi maupun profesional. Namun, ada kalanya mereka butuh waktu luang atau mereka butuh waktu lebih lama untuk membalas pesan yang ada di aplikasi ini.

Apabila menghadapi situasi ini, yang perlu Anda lakukan adalah buka fitur privasi WhatsApp di aplikasi dan ikuti langkah-langkah berikut: buka “Pengaturan” lalu pilih “Akun” dan pilih “Privasi”. 

Di sana, Anda bisa menonaktifkan Read Receipt atau “Laporan Dibaca” agar tidak ada tanda yang menunjukkan bahwa Anda telah membaca pesan tersebut.

3. Katakan Tidak pada Si Pengintip
Sebagian orang ingin melihat langsung isi pesan WhatsApp yang diterima melalui notifikasi di ponsel. Tapi, sebagian yang lain tidak. Selain dapat menonaktifkan notifikasi semua pesan yang diterima, tahukah Anda sebenarnya pengguna dapat menentukan notifikasi pesan mana yang hendak dinonaktifkan? 

Caranya mudah: buka “Pengaturan” lalu pilih “Notifikasi”. Di sana, Anda dapat menentukan notifikasi mana saja yang ingin ditampilkan. Ini berlaku untuk pesan personal maupun group. Selain itu, Anda juga dapat menentukan notifikasi yang muncul di layar dalam bentuk banner, suara atau getaran.

4. Menjaga Informasi Tetap Aman
Banyak orang berpikir bahwa untuk menjaga kerahasiaan di WhatsApp dapat menggunakan kata sandi (password) yang mudah diingat dan berhubungan dengan pengalaman pribadi. Persoalannya, angka-angka itu justru dengan mudah ditebak dan diketahui oleh orang lain. 

Karena itulah, ada fitur Verifikasi Dua Langkah atau Two-step Verification di WhatsApp yang dapat menjaga informasi tetap aman.

Ada dua elemen penting dalam Verifikasi Dua Langkah: pertama, kode atau nomor yang dikirimkan melalui pesan singkat atau panggilan telepon ketika pertama kali mengaktifkan WhatsApp. Kedua, 6 digit PIN yang harus Anda buat sendiri. Setelah membuat PIN, Anda akan diminta untuk mendaftarkan email jika sewaktu-waktu lupa 6 digit PIN tersebut. 

Untuk mengaktifkannya, buka “Pengaturan” lalu pilih “Akun” dan pilih “Verifikasi Dua Langkah”. Setelah itu, masukkan 6 digit PIN sewaktu mendaftarkan nomor telepon di WhatsApp untuk kedua kalinya. Setelah aktif, WhatsApp sewaktu-waktu akan meminta Anda untuk memasukkan PIN sebelum mengakses aplikasi. *** (SS)

SHARE