Mengenal Glaukoma yang Bisa Rusak Saraf Optik - Male Indonesia
Mengenal Glaukoma yang Bisa Rusak Saraf Optik
Sopan Sopian | Sex & Health

Glaukoma sendiri merupakan salah satu penyebab utama kebutaan bagi orang di atas usia 60 tahun, meski penyakit ini dapat terjadi pada semua usia.

Photo by Andrea Bova from Pexels

Perlu dicatat, kehilangan penglihatan akibat glaukoma tidak dapat dipulihkan. Jadi, penting untuk melakukan pemeriksaan mata secara teratur yang mencakup pengukuran tekanan mata sehingga diagnosis dapat dilakukan pada tahap awal dan diobati dengan tepat.

Seperti dilansir Mayoclinic, glaukoma merupakan sekelompok kondisi mata yang merusak saraf optik yang kesehatannya vital untuk penglihatan. Kerusakan ini sering disebabkan oleh tekanan tinggi yang tidak normal di mata.

Jika glaukoma dikenali sejak dini, kehilangan penglihatan dapat diperlambat atau dicegah. Jika Anda memiliki kondisi tersebut, umumnya Anda akan memerlukan perawatan selama sisa hidup Anda.

Ada baiknya mengenali lebih dulu gejala glaucoma, meski tanda dan gejala glaukoma bervariasi, tergantung pada jenis dan tahap kondisi kesehatan Anda. Sebut saja glaukoma sudut terbuka. Gejalanya ditandai bercak-bercak buta di sisi (perifer) atau penglihatan sentral, sering di kedua mata.

Sementara, glaukoma sudut-penutupan akut ditandai dengan sakit kepala parah, sakit mata, mual dan muntah, penglihatan kabur, lingkaran cahaya di sekitar lampu, dan mata merah.

Jika tidak diobati, glaukoma pada akhirnya akan menyebabkan kebutaan. Bahkan dengan pengobatan, sekitar 15 persen orang dengan glaukoma menjadi buta pada setidaknya satu mata dalam 20 tahun.

Kapan harus ke dokter? 
Segera pergi ke ruang gawat darurat atau kantor dokter mata (dokter mata) jika Anda mengalami beberapa gejala glaukoma sudut tertutup akut, seperti sakit kepala parah, sakit mata, dan penglihatan kabur.

Apa penyebab penyakit ini? 
Glaukoma adalah akibat kerusakan saraf optik. Ketika saraf ini berangsur-angsur memburuk, bintik-bintik buta berkembang di bidang visual Anda. Karena alasan yang dokter tidak sepenuhnya mengerti, kerusakan saraf ini biasanya terkait dengan peningkatan tekanan pada mata.

Tekanan mata yang meningkat disebabkan oleh penumpukan cairan (aqueous humor) yang mengalir ke seluruh bagian dalam mata. Cairan internal ini biasanya mengalir melalui jaringan yang disebut mesh trabecular pada sudut di mana iris dan kornea bertemu. Ketika cairan diproduksi berlebihan atau sistem drainase tidak berfungsi dengan baik, cairan tidak bisa mengalir keluar pada tingkat normal dan tekanan mata meningkat. *** (SS)

SHARE