Artis Curang, Youtube Langsung Rombak Sistem - Male Indonesia
Artis Curang, Youtube Langsung Rombak Sistem
Gading Perkasa | Digital Life

Youtube melakukan perombakan total terhadap sistem penghitungan video yang ditonton. Hal ini dilakukan setelah platform berbagai video itu mendapati sejumlah artis dan label melakukan kecurangan untuk meningkatkan jumlah orang yang telah menonton video mereka.

Photo: MaxPixel

Kini, Youtube tak lagi menghitung tampilan iklan yang biasa dipakai perusahaan untuk menghitung grafik musiknya. Sebaliknya, peringkat untuk video musik yang paling banyak ditonton akan didasarkan pada hitungan organik, demikian menurut blog resmi perusahaan.

Menjalankan video musik sebagai patokan iklan di depan video Youtube telah menjadi praktik umum di industri musik, karena penghitungan dilakukan jika video telah ditonton dalam waktu cukup lama.

Hal ini membantu menghitung kampanye iklan pada sebuah video musik di Youtube yang tayang 24 jam setelah dipublikasikan. Unggahan blog Youtube mengakui, banyak orang menggunakan statistik tersebut. Di mana artis dan manajemen sering menggembar-gemborkan videonya memecahkan rekor view selama 24 jam.

Perusahaan memandang hal ini sebagai representasi budaya yang instan. Youtube pun ingin memastikan angka-angka view video bersifat akurat.

“Ini adalah kehormatan besar dan kami sangat serius. Kami ingin mempertahankan konsistensi dan kredibilitas di seluruh platform. Kami membuat beberapa revisi yang diperlukan terkait metodologi kami melaporkan debut rekor 24 jam,” kata Youtube dalam unggahan blog-nya, sebagaimana dikutip dari The Verge.

Perubahan baru ini artinya video yang memenuhi syarat untuk debut rekaman harus berasal dari sumber organik, termasuk tautan langsung ke video, hasil pencarian, situs eksternal yang menyematkan fitur video dan Youtube seperti beranda, tonton berikutnya, dan trending.

Sebelumnya, sistem penghitungan video di Youtube memang menghadapi sejumlah kontroversi dalam beberapa bulan terakhir. Misalnya, pada Juli 2019 lalu, rapper India Badshas memecahkan rekor video terbanyak ditonton dalam waktu 24 jam (75 juta kali). Banyak pihak curiga, jumlah video milik rapper India itu dipalsukan.

Beli iklan
Bloomberg pun melaporkan Badshash dan timnya membeli iklan yang mempromosikan video. Ini membuat jumlah tayangan video meningkat secara drastis. Youtube memutuskan untuk tidak mengakui angka-angka yang memecahkan rekor tersebut.

“Iklan video adalah cara efektif untuk menjangkau audience tertentu saat debut lagu, tetapi tampilan iklan berbayar di Youtube tak lagi dipertimbangkan ketika melihat rekor debut 24 jam,” demikian tulisan blog Youtube.

Taktik serupa sering dipakai oleh studio film dan jaringan TV yang ingin memecahkan rekor jumlah penonton. Namun, ini tak akan memberikan dampak apa pun.

“Perubahan ini berfokus untuk menyelaraskan tangga lagu dan rekaman musik Youtube dengan standar industri dan bagaimana kami melapor ke Nielsen dan perusahaan pihak ketiga yang membuat pemetaan,” kata juru bicara Youtube kepada The Verge. [GP]

SHARE