Hal Menarik & Unik dari Balapan MotoGP - Male Indonesia
Hal Menarik & Unik dari Balapan MotoGP
MALE ID | Sport & Hobby

Balapan MotoGP menjadi ajang yang selalu menarik perhatian banyak orang. Kehebatan para pembalap di atas kuda besi serta taktik di lintasan jadi alasannya, namun jarang yang tahu fakta di balik itu semua.

Photo: wikimedia commons

Bradley Smith, mantan pembalap MotoGP membeberkan beberapa hal yang perlu diketahui dari balapan MotoGP, seperti dilansir dari Telegraph.

Komputer besar
Smith yang kini bermain di ajang MotoE mengatakan bila pembalap MotoGP harus tahu 500 data soal motornya. Tak heran, bila motornya disebut komputer besar untuk memantau hal yang terjadi.

“Bagi saya, di atas motor lebih dari hal-hal seperti roda gigi dan waktu putaran. Saya dapat memeriksa waktu saya di berbagai sektor trek sehingga saya tahu apakah waktu saya bertambah atau berkurang dari target. Ada juga lampu perpindahan gigi berkedip sehingga Anda tahu kapan harus mengganti gigi untuk daya maksimum,” ucap Smith.

Tak sekadar motor balap
Kebugaran badan menjadi hal wajib bagi setiap pembalap MotoGP, karena sekali balapan menguras fisik. Tak cuma berlatih dengan motor balap saja, rider terkadang bersepeda atau bermain motorcross.

“Saya bersepeda agar tetap fit. Bersepeda adalah olahraga non-benturan yang sangat membantu MotoGP. Saya senang menjaga semua pelatihan saya yang beragam untuk bebas dari monoton. Pelatihan silang dengan motor jalan, motorcross atau motor percobaan membantu menjaga semuanya,” katanya.

Bepergian selama setengah tahun
Kejuaraan MotoGP setiap serinya berlangsung di berbagai negara. Maka dari itu, para pembalap selalu berpindah-pindah selama sembilan bulan, dari Maret-November.

“Musim MotoGP berlangsung selama sembilan bulan dalam setahun, sehingga tidak banyak waktu untuk berhenti. Kami pergi sekitar 180 hari setiap tahun, dan kami sangat sibuk,” kata Smith.

Pasta cokelat dan nasi
Makanan sebelum balapan sangat diperhatikan. Sebab, salah makan bisa membuat pembalap stres, kram tubuh atau perut, terutama ketika terjebak dalam posisi balapan selama 45 menit.

“Pilihan makanan terbaik bagi saya adalah pasta cokelat atau nasi merah dengan ayam atau tuna. Saya cenderung makan tiga jam sebelum balapan dimulai,” ujar dia.

Ingatan pendek
Kecelakaan kecil atau besar selalu terjadi di balapan MotoGP. Tak jarang, kecelakaan itu mengganggu mental si pembalap. Mereka harus memiliki ingatan pendek agar tidak mengingat kecelakaan yang dialami.

“Saya pikir saya adalah salah satu dari pembalap yang sering jatuh. Kami harus memiliki ingatan pendek, karena jika pikiran akan kecelakaan terlintas, tidak mungkin Anda bisa balapan. Sehingga Anda harus memiliki pikiran jernih dan Anda dapat pergi berlomba.” [GP]

SHARE