Mengurangi Tingkat Frustasi Ketika Mencari Kerja - Male Indonesia
Mengurangi Tingkat Frustasi Ketika Mencari Kerja
Gading Perkasa | Works

Pada dasarnya, mencari kerja adalah hal yang dapat menimbulkan kecemasan, frustasi, dan melelahkan. Selain itu, melakukan pencarian pekerjaan terkadang membuat kepercayaan diri menghilang drastis.

Photo: Pexels

Berikut adalah hal-hal yang mungkin bisa Anda coba untuk menyiapkan diri dan mengurangi tingkat frustasi saat mencari kerja, sebagaimana dilansir dari Forbes berikut ini.

Mengetahui apa yang diinginkan
Tidak banyak orang tahu persis ke mana arah karier yang diinginkan ketika mulai mencari kerja. Sebagian besar dari mereka menghindar dari memilih pekerjaan, sehingga banyak yang tetap bersikap fleksibel dan segala hal. Mulai dari jabatan, misi perusahaan, hingga jenis pekerjaan.

Boleh saja Anda memilih proses fleksibel tersebut, tapi ketika sudah merasa cukup, segera putuskan apa yang ingin Anda kejar. Wajar kalau Anda merasa bingung atau bimbang, karena itu adalah fase biasa.

Siap mendapat penolakan
Bahkan CEO sekalipun kerap mempertanyakan diri mereka sendiri selama pencarian kerja. Maka dari itu, perlu meyakinkan orang-orang bahwa Anda berkompeten dan berharga.

Ditolak adalah hal yang paling ditakutkan. So, bersiaplah untuk mendapat penolakan dari perusahaan. Tidak masalah, karena mencari pekerjaan memang bukan perkara gampang.

Mengendalikan diri dari emosi
Coba mengendalikan diri dari menjadi terlalu agresif terhadap perusahaan dan hal-hal yang menandakan keputusasaan Anda. Perlu diketahui, proses pencarian kerja mengharuskan Anda untuk memperkuat kemampuan dan mental Anda agar dapat menghadapi ketidakpastiaan.

Anda tidak akan tahu kapan kesempatan lain akan datang, sehingga cobalah percaya pada proses dan mengambil banyak langkah dalam satu hari.

Jangan terlalu banyak asumsi
Asumsi tentang pencarian kerja adalah sesuatu yang penuh perjuangan dan kerja keras. Tetapi itu juga tidak sepenuhnya benar, karena ketika Anda akhirnya mendapatkan apa yang Anda inginkan, pastinya Anda akan dipenuhi rasa optimis dan senang. Yang memberatkan proses ini justru datangnya lonjakan tanpa peringatan.

Suatu hari, Anda akan bersemangat ketika mendapat panggilan telepon dengan berbagai tawaran pekerjaan.

Beberapa orang mungkin mengecewakan
Bisa jadi, Anda harus kecewa ketika dibatalkan oleh orang-orang yang menjanjikan sesuatu kepada Anda. Sulit memang menunggu dan memulai kembali.

Cobalah untuk tidak mengingatnya, sebab ada kemungkinan mereka tidak bermaksud sengaja mengecewakan Anda. Jadikan hal itu sebagai reminder bagaimana Anda harus memperlakukan orang lain. [GP]

SHARE