Waspada SIM Swap untuk Meretas Akun Medsos - Male Indonesia
Waspada SIM Swap untuk Meretas Akun Medsos
Gading Perkasa | Digital Life

Modus kejahatan siber SIM swap kembali hangat diperbincangkan pasca orang nomor satu Twitter, Jack Dorsey menjadi korban. Biasanya, modus ini digunakan untuk kejahatan perbankan. Namun kali ini, modus serupa dipakai meretas akun media sosial.

Photo: PxHere

Twitter menuding adanya kesalahan pada operator seluler Dorsey. Layanan microblogging tersebut mengatakan bahwa nomor ponsel Jack Dorsey yang terhubung ke akun Twitter miliknya diretas. Pelaku diduga mengirim cuitan melalui pesan singkat. Lantas, apa sebenarnya SIM swap?

Mengutip CNN, SIM swap adalah modus yang digunakan peretas untuk mengambil alih akun media sosial atau akun perbankan korban dengan memakai nomor kartu SIM.

Seperti diketahui, nomor ponsel atau kartu SIM saat ini merupakan ‘kunci’ yang terhubung dengan berbagai layanan perbankan hingga media sosial untuk memudahkan proses login. Hanya saja, nomor ponsel rentan diambil alih dan disalahgunakan oleh peretas.

Agar dapat mengambil alih nomor ponsel, seseorang harus mengantungi data-data pribadi korban. Data tersebut antara lain nama ibu kandung, nama lengkap, tanggal lahir, hingga alamat tempat tinggal.

Untuk mendapatkan informasi tersebut, peretas memiliki berbagai trik dan tipu daya. Salah satunya adalah mengatakan bahwa korban menang undian sehingga membutuhkan salinan identitas diri. Peretas juga bisa mengakses profil di media sosial untuk mengambil data pribadi korban.

Bermodalkan informasi pribadi korban, peretas bisa mendatangi gerai penyedia nomor telepon untuk membuat duplikasi. Peretas lalu menelepon operator seluler dan meminta duplikasi nomor telepon.

Setelah duplikasi dilakukan, nomor telepon asli di ponsel korban akan diblokir oleh operator sehingga tidak bisa digunakan. Sebaliknya, nomor ponsel korban justru sudah berpindah ke tangan peretas.

Agar terhindar dari tindakan SIM swap, pastikan Anda tidak mempublikasikan informasi pribadi di media sosial. Informasi mengenai nama lengkap, alamat, nomor ponsel, dan nama ibu sering dibutuhkan operator untuk konfirmasi data pribadi.

Selain itu, pastikan juga Anda memakai nomor ponsel yang berbeda untuk layanan perbankan dan media sosial. Jika mendadak nomor ponsel tidak aktif, sebaiknya segera melapor ke operator seluler. Terlebih jika nomor ponsel tersebut terhubung dengan layanan perbankan. [GP]

SHARE