Sony Ajak Pengguna Walkman Merasakan Nostalgia - Male Indonesia
Sony Ajak Pengguna Walkman Merasakan Nostalgia
Gading Perkasa | Digital Life

Pabrikan teknologi asal Jepang, Sony beberapa waktu lalu mengumumkan akan menghidupkan kembali nostalgia lewat rencana merilis Walkman pada November 2019. Sony sengaja membuat pemutar portable yang dilengkapi ‘kaset’ edisi khusus ini dalam rangka memperingati 40 tahun usia Walkman.

Photo: Robert Leverington/flickr

Walkman yang diberi nomor seri NW-A100TPS ini memiliki tampilan cukup unik. Bila dilihat dari tampilan luar, tampak ‘sarung’ berwarna biru serupa dengan Walkman seri pertama, TPS-L2 sehingga membuatnya tampak seperti pemutar kaset sungguhan.

Dalam presentasinya di ajang IFA, Sony menunjukkan kalau ‘Walkman’ yang dilengkapi jendela kecil pada soft case untuk memperlihatkan seakan-akan ada kaset sungguhan sedang diputar di layar.

Ketika sarung dibuka, Walkman akan menampilkan antarmuka (interface) modern dengan sampul album yang disertai detail trek lagu, termasuk informasi nama penyanyi dan judul lagu.

Seperti halnya Walkman yang dirilis pada 1 Juli 1979, versi ‘reinkarnasi’ juga dilengkapi sejumlah fitur seperti pause, play, fast forward, dan rewind.

Ketika ditutup, layar akan tetap menampilkan informasi lagu yang sedang dimainkan dengan tampilan seperti halnya kaset sungguhan. Baik judul dan nama penyanyi juga akan terlihat di jendela kecil yang terdapat pada bagian sarung penutup.

Sebagaimana dilansir dari Forbes, Walkman ini bekerja dengan sistem operasi Android. Untuk menikmati lagu yang diputar, Anda perlu tersambung dengan koneksi WiFi dan mulai memutar musik secara streaming.

Walkman edisi khusus memiliki layar HD seluas 3,6 inci. Di samping itu, perangkat baru ini juga didukung dengan kapasitas penyimpanan sebesar 16 GB dan baterai yang bisa bertahan hingga 26 jam.

NW-A100TPS juga didukung audio jack dan koneksi Bluetooth untuk tersambung ke perangkat lain seperti headphone.

Mengutip dari laman Engadget, perangkat ini rencananya mulai dipasarkan di kawasan Eropa pada November 2019. Pihak Sony membanderol perangkat tersebut dengan harga 440 Euro atau sekitar 6,8 juta rupiah. Sementara di Australia, perangkat yang sama akan dijual seharga 599 dolar Australia atau setara 5,7 juta rupiah. [GP]

SHARE