The Great Gama, Pegulat tak Terkalahkan di Dunia - Male Indonesia
The Great Gama, Pegulat tak Terkalahkan di Dunia
Sopan Sopian | Story

Ghulam Muhammad, lebih dikenal sebagai The Great Gama adalah seorang pegulat dan orang kuat yang lahir pada tahun 1880 di India Britania. Ia paling terkenal karena karier gulatnya yang panjang dan sukses karena ia tetap tak terkalahkan selama lebih dari 50 tahun.

PHoto: RickyBennison/wikipedia

Ghulam dilatih oleh ayahnya, yang juga pegulat yang sukses, pada usia yang sangat muda. Masyarakat umum memperhatikan Ghulam ketika dia muncul di kompetisi yang kuat pada usia 10 tahun. Dengan lebih dari 400 pegulat dan peserta dalam kompetisi ini (yang menampilkan banyak latihan keras, seperti squat India), Ghulam Muhammad berhasil mengamankan tempatnya di antara lima belas terakhir pegulat. 

Bisa Latihan Seribu Push-Up Setiap Harinya
Karena ia menunjukkan dedikasi dan daya tahan yang luar biasa untuk usianya, The Great Gama dinyatakan sebagai pemenang kompetisi ini. Sembilan tahun kemudian, The Great Gama mengeluarkan tantangan melawan juara gulat India Raheem Baksh yang jauh lebih tinggi darinya. 

Bayangkan keuntungan Raheem melawan Ghulam di pertandingan itu. Singkat cerita, The Great Gama berhasil memenangkan pertarungan ini yang menandai titik balik dalam karirnya. Banyak pegulat terkenal lainnya seperti Stanislaus Zbysko, Dr. Benjamir Roller, Maurice Deriaz dan John Lemm semuanya mengalami nasib yang sama, yakni kalah dalam pertandingan melawan Ghulam. Dan Ghulam mengalahkan mereka dalam waktu kurang dari satu menit.

Mengutip laman Legendarystrength, pada usia 22, The Great Gama pergi ke Baroda untuk bersaing dalam gulat. Sayangnya, dia tidak dapat menemukan kecocokan dan memutuskan untuk melakukan sesuatu yang lain sebagai gantinya. 

Times of India menuliskan, saat itu kegiatan yang dilakukannya adalah mengangkat batu seberat lebih dari 1.200 kilogram dan membuat penonton Baroda terengah-engah. Batu itu sekarang disimpan di Museum Baroda.

Dalam laman Yourstory, Gama biasa melakukan lima ribu squat dan tiga ribu push-up setiap hari, dan diet hariannya meliputi 10 liter susu, enam desi ayam, dan satu setengah pound pasta almond yang dihancurkan menjadi minuman tonik.

Menginspirasi Bruce Lee
Ghama sempat pindah ke Pakistan pada tahun 1947. Meskipun Gama tidak pensiun sampai tahun 1952, ia gagal menemukan lawan baru. Dia meninggal di Lahore pada tahun 1960 karena menderita asma dan penyakit jantung.

Dibalik kekuatannya yang tak terkalahkan, legenda dari Asia, Bruce Lee ternyata rajin mengikuti rutinitas pelatihan Gama. Lee belajar 'Peregangan Kucing' dari Gama, yang merupakan versi push-up berdasarkan Yoga. Lee juga menampilkan baithaks, terinspirasi oleh Great Gama. *** (SS)

SHARE