Pesepakbola yang Gagal Diprediksi Jadi Bintang - Male Indonesia
Pesepakbola yang Gagal Diprediksi Jadi Bintang
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Pemain muda berbakat selalu ada dan muncul ke permukaan setiap tahunnya. Pertanyaannya adalah "Apakah semuanya bisa jadi bintang di masa depan? Atau setidaknya sukses dalam kariernya?" jawabannya, belum tentu. 

Sudah cukup banyak contoh dari pemain-pemain muda berbakat yang diprediksi jadi bintang, namun tidak pernah berhasil memenuhi ekspektasi tersebut.

Bojan Krkic

Photo: Flickr upload bot/wikipedia

Ketika nama Lionel Messi baru mencuat, Barcelona sudah memiliki pemain muda lain untuk mengisi lini serang mereka. Sosok itu bernama Bojan Krkic. Pada Oktober 2007, Bojan yang saat itu baru berusia 17 tahun tercatat sebagai pemain termuda Barcelona yang mencetak gol di Liga Spanyol.

Kemudian apda April 2008, Bojan jadi pesepakbola kelahiran 1990-an pertama yang mencetak gol di Liga Champions. Namun, kehadiran Josep Guardiola pada 2008-2009 mengubah peruntungan Bojan. Perlahan-lahan tenaganya mulai tak digunakan Barcelona. Alhasil pada musim panas 2011, Bojan dijual Barcelona ke AS Roma.

Royston Drenthe


Photo: Ultraslansi/wikipedia

Talentanya terlihat ketika bermain untuk Feyenoord (2005-2007) dan Timnas Belanda U-21. Real Madrid memboyongnya dan Royston Drenthe tak mampu memperlihatkan performa hebatnya kembali.

Drenthe, yang sempat dipinjamkan ke Hercules dan Everton, dilepas ke Alania Vladikavkaz dan namanya perlahan hilang. Terakhir, Drenthe membela Kozakken Boyz, klub divisi tiga sepak bola Belanda.

Marko Marin


Photo: Gabrielcorbachobermejo/wikipedia

Pernah dijuluki Lionel Messi-nya Jerman kala memperkuat Borussia Monchengladbach dan Werder Bremen, namun, sejak pindah ke Chelsea nasib Marko Marin tak pernah sama. Dipinjamkan ke empat klub berbeda, Marin kini bermain di Serbia dengan Red Star Belgrade dan berumur 30 tahun.

Lazar Markovic


Photo: PANNATHORN SUKMANONT/Flickr

Namanya mencuat di Benfica pada musim 2013-14 hingga Liverpool membelinya. Tapi performa Lazar Markovic tak berkembang. Alhasil, Markovic dilepas ke Fulham pada Januari 2019 dan sekarang kembali ke klub pertamanya, Partizan Belgrade, usianya baru berumur 25 tahun.

Freddy Adu


Photo: Howcheng/wikipedia

Sempat dijuluki "The New Pele" karena talenta besarnya, Freddy Adu bermain di laga debut bersama Timnas Amerika Serikat pada usia 16 tahun. Namun sejak pindah ke Benfica dari Real Salt Lake, penampilan Freddy Adu tidak lagi terlihat.

Alhasil, Adu bak kutu lompat yang bermain di AS Monaco, Aris, Jagodina, Tampa Bay Rowdies, dan dilepas oleh Las Vegas Lights tahun lalu pada usia 30 tahun.

Hachim Mastour


Photo: Dudek1337/wikipedia

Dianggap sebagai calon bintang masa depan ketika memperlihatkan talentanya saat masih kecil. Namun pada akhirnya, Hachim Mastour tak pernah bisa mengembangkan talentanya dan kini tak lagi punya klub setelah dilepas Lamia, klub Yunani. Usianya baru berumur 21 tahun. *** (SS)

SHARE