Terlalu Overthinking Bisa Hancurkan Hubungan - Male Indonesia
Terlalu Overthinking Bisa Hancurkan Hubungan
Gading Perkasa | Relationships

Berpikir bukanlah hal yang buruk. Namun terkadang, kondisi bisa jadi lebih rumit kalau Anda punya kecenderungan untuk selalu memikirkan setiap hal kecil alias terlalu overthinking.

Photo by Charry Jin from Pexels

Seperti urusan hubungan, apakah Anda termasuk pria yang terlalu overthinking? Apakah Anda resah dengan kebiasaan pasangan yang tidak Anda suka? Atau, beberapa argumen sederhana bikin Anda khawatir tentang masa depan hubungan?

Intinya, Anda akan terus-menerus mengkhawatirkan sesuatu dan semakin meluas karena berpikir keras. Alhasil, Anda sendiri yang gelisah dan malah melampiaskannya ke si dia. Ini akan merusak hubungan bila dibiarkan. Dan berikut beberapa tanda Anda terlalu overthinking.

Selalu punya pola pikir “what if
Di pikiran Anda akan selalu mempertanyakan “what if”, seolah semua pertanyaan buruk ada di kepala. Anda juga cenderung merenungi masalah dan membayangkan hasil negatif, padahal Anda belum mencoba atau mengalaminya.

Anda terus diselimuti rasa khawatir soal hal-hal yang mungkin tidak pernah terjadi saat itu. Hasilnya, Anda tidak bisa membawa hubungan ke arah menyenangkan apalagi mencoba melakukan yang terbaik.

Berkutat di masa lalu
Tidak cuma wanita, pria pun mungkin punya cerita buruk di masa lalu yang memicu trauma. Wajar jika Anda tidak mau cerita tersebut kembali terulang di hubungan baru.

Namun, ketika trauma masa lalu semakin membebani, alhasil Anda malah menganggap wanita yang jadi pasangan Anda sekarang bakal bertindak buruk seperti mantan. Kalau sudah begini, Anda tidak akan menemukan kepuasan dan kesenangan dalam hubungan.

Pasangan selalu salah paham
Terlalu banyak berpikir bisa membuat Anda menyimpulkan hasil yang salah dan negatif. Anda mungkin akan menganggap pasangan selalu melakukan hal buruk. Ini jelas memicu argumen. Bahkan ia merasa kesal karena Anda seolah membandingkan dirinya dengan mantan Anda.

Usaha tak sebanding dengan overthinking
Ketika sudah mengetahui bahwa apa yang Anda lakukan keliru, maka Anda pun mencoba mengubah sikap ke arah lebih baik. Namun, setiap Anda melakukannya, hasilnya justru memengaruhi mood dan menyalahkan diri sendiri.

Lambat laun, bukan cuma Anda yang tidak nyaman. Pasangan juga mengetahui hal itu dan terganggu atas sikap Anda. Sebab, usaha Anda selalu dibarengi dengan overthinking yang kelewat batas. [GP]

SHARE