Mengenali Makna Bunyi Lonceng di Pesawat - Male Indonesia
Mengenali Makna Bunyi Lonceng di Pesawat
Sopan Sopian | Relax

Banyak rahasia yang ada ketika pesawat lepas landas, mulai dari kode rahasia pilot hingga tempat duduk pramugari. Namun tahukah Anda arti bunyi bel yang sering terdengar ketika pesawat lepas landas? 

Photo by Sourav Mishra from Pexels

Ternyata bunyi bel yang sering terdengar ketika pesawat lepas landas, memiliki arti untuk para pramugari. Laman Huffingtonpost, menuliskan bahwa bunyi teresebut dikirimkan dari pilot ketika pesawat sudah berada sesaat di udara, untuk menandakan roda pesawat sudah ditarik kembali ke badan pesawat.

Sedangkan bunyi bel kedua diberikan seiring dengan dipadamkannya lampu sabuk pengaman. Hal ini digunakan untuk memberitahukan awak kabin dan penumpang, bahwa sabuk pengaman sudah boleh dilepaskan ketika perjalanan berlangsung.

Beberapa kombinasi bel lain yang biasanya digunakan adalah bunyi ding-dong, ketika penumpang menginginkan bantuan dari awak kabin. Sedangkan tiga bunyi bel dengan suara rendah, digunakan untuk menandakan keadaan darurat ke seluruh awak kabin dan penumpang.

Selain itu, mengutip dari Reader’s Digest, pendiri sekaligus CEO Scott’s Flight, Scott Keyes, mengatakan setiap maskapai penerbangan memiliki bahasa internal mereka masing-masing. Ada banyak varian bunyi yang terdengar saat penerbangan. 

Menurut Keyes, suara seperti bunyi lonceng bisa saja menandakan ketinggian pesawat atau menjadi peringatan turbulensi. Penumpang pesawat kadang tidak terlalu mempedulikan makna bunyi ini. Sebab, setiap maskapai penerbangan memiliki bunyi lonceng yang berbeda-beda.

Contohnya, maskapai asal Australia, Qantas Airways. Maskapai ini menggunakan bunyi lonceng ‘ding-dong’ untuk memberitahu ketinggian pesawat. Demikian pula dengan US Airways. Maskapai ini punya bunyi lonceng khusus. Seperti disebutkan John Cox, mantan kapten US Airways.

“Dua bunyi lonceng menandakan pesawat berada di ketinggian 10 ribu kaki. Tiga atau lebih bunyi lonceng untuk memberitahu ada penumpang yang membutuhkan bantuan medis. Satu bunyi lonceng bisa memperingatkan turbulensi,” ucap Cox.

Patrick Smith, seorang pilot dan penulis buku bertajuk Cockpit Confidential mengatakan bahwa ada bunyi paling bising. Bunyi ini terdengar ketika tahap awal penerbangan. Situasi itulah yang menimbulkan bunyi paling bising di pesawat.

"Setelah pesawat meninggalkan daratan dan menaikan landing gear, pilot akan mengikuti profil kecepatan dan ketinggian target. Kondisi ini menciptakan suara yang berisik karena adanya perubahan daya, putaran, dan penyesuaian ketinggian," kata Smith. *** (SS)

SHARE