Bahaya Malware Mengerikan yang Ancam iOS - Male Indonesia
Bahaya Malware Mengerikan yang Ancam iOS
Sopan Sopian | Digital Life

Banyak anggapan bahwa Android tidak lebih aman dari iOS. Ternyata hal itu tidak benar juga. Pasalnya, iPhone Apple telah mengalami masalah keamanan dan malware. Hal tersebut diungkap oleh peneliti keamanan untuk Project Zero Google.

Photo by Math from Pexels

Peneliti keamanan di Google menemukan sejumlah situs berbahaya yang dapat mengancam pengguna iPhone. Pengguna iPhone yang mengakses situs tersebut secara otomatis akan terjangkit malware berbahaya. Dalam laman Ubergizmo, malware tersebut bisa mencuri data pribadi pemiilik iPhone seperti foto, lokasi, hingga pesan. 

Situs ini tidak memiliki target yang spesifik. Namun, dalam temuan Threat Analysis Group (TAG) Google dan Project Zero situs berbahaya itu telah dikunjungi hingga ribuan kali lebih. Berbicara dengan kecanggihan serangan itu, malware tersebut dilaporkan mengandalkan rantai 14 eksploitasi keamanan.

Dalam laporan yang mengejutkan, Ian Beer dari Project Zero mengungkapkan bagaimana kumpulan situs yang diretas mendistribusikan malware ke perangkat iOS mana pun yang mengunjungi situs tersebut. Malware mengandalkan beberapa kelemahan 0-day di iOS dan dilaporkan berdampak pada perangkat yang menjalankan iOS 10 hingga iOS 12. 

Pihaknya telah melaporkan permasalahan ini ke pihak Apple pada 1 Februari 2019. Peringatan ini membuat Apple merilis iOS 12.1.4 pada 7 Februari 2019. "Ini menunjukkan sebuah kelompok melakukan upaya berkelanjutan untuk meretas pengguna iPhone di komunitas tertentu melalui jangka waktu minimal dua tahun," tutur Ian Beer.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kelompok melakukan upaya berkelanjutan untuk meretas pengguna iPhone di komunitas tertentu selama setidaknya dua tahun. Setelah situs web yang terkena dampak dikunjungi, malware yang ditanamkan ke perangkat mulai mengumpulkan semua jenis data pengguna yang sensitif di belakang layar. 

Situs berbahaya ini pertama kali muncul dan beroperasi pada 13 September 2016. Menurutnya, situs tersebut seolah seperti telah diretas oleh pihak ketiga dan bukan perbuatan pemilik situs. 

"iProject Zero Kami sering bekerja dengan perusahaan untuk menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan, dengan tujuan akhir mengadvokasi peningkatan keamanan struktural dalam sistem populer untuk membantu melindungi orang di mana pun," tambah Ian Beer. 

Ian Beer mengimbau pengguna iPhone untuk tetap waspada, walaupun kejahatan ini telah berhasil ditemukan. Menurutnya, perlindungan keamanan tidak dapat menghilangkan resiko serangan jika menjadi sasaran. *** (SS)

SHARE