Sosok Penting di Perjalanan Karir Neymar - Male Indonesia
Sosok Penting di Perjalanan Karir Neymar
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Dibalik kesuksesan dan kecerobohan seseorang tentu ada seseorang yang memengaruhinya. Begitu juga pesepakbola asal Brasil, Neymar Jr. Dibalik cermerlang kariernya di Barcelona dan akhir dari PSG, ada orang-orang dibaliknya.

Photo: Dudek1337/Wikipedia

Mengutip laman FFT, Jo Amancio adalah teman tertua Neymar dan orang terdekatnya. Keduanya tumbuh bersama di salah satu distrik termiskin di Sao Paulo. Kemduian ada Gilmar Cebola Araujo. Ia telah mengenal Neymar sejak mereka masih remaja dan bekerja dengan salah satu pengacara sekaligus pengacaranya Wagner Ribeiro dalam pemasaran Neymar. 

Gustavo Almeida pertama kali bertemu Neymar ketika bermain futsal bersama saat berusia 12 di Santos dan perekrutan artis musik untuk perusahaan NRSports milik teman superstarnya, bersama dengan Cristian Guedes, Toiss asli dan lainnya.

Kemduian ada Guilherme Pitta, ia adalah pria pesta, yang mengatur kegiatan malam hari pertemanan mereka. Satu-satunya hal gagal yang dipenuhi Pitta adalah ketika ia tidak bisa memberikan kasino favorit Los Toiss untuk dikirim ke rumah Neymar.

Meja kasiono itu diniatkan untuk bermain poker sepanjang malam. Dibalik alasan kegagalannya untuk membawakan meja kasino, karena hal itu melanggar hukum. 

Pada 2013, Nemar dan keempat temannya itu, disambut dengan tangan terbuka oleh Barcelona, dari Santos beradaptasi ke Eropa. Di Catalonia, Alvaro Costa juga bergabung, atas perintah Barca, sebagai asisten pribadinya. Costa dulu tinggal di Rio de Janeiro, tempat ia bekerja dalam pemasaran olahraga untuk Nike, dan fasih berbahasa Portugis. 

Masalah Barcelona adalah Alvaro Costa dan Neymar sangat cocok sehingga ketika pemain Brasil itu pergi ke Paris Saint-Germain, Costa pergi bersamanya.

Selain nama-nama itu, ada mama dari Los Tois. Neymar dan dirinya memiliki hubungan sehari-hari, mereka memiliki telinga bersama, mereka memiliki kepercayaan masing-masing, mereka tinggal bersamanya, mereka bepergian bersamanya, biasanya dengan jet pribadi, tetapi juga dengan penerbangan charter club untuk pertandingan tandang. Los Tois juga mengatur malam-malam Neymar.

Ayah Neymar, kemudian menjadi satu-satunya orang yang dapat mengubah pikiran putranya tentang apa pun. Pada tahun 2016, Barcelona pernah mencoba membatasi kekuatan Toiss, karena ketidaksenangan dengan rutinitas harian bintang mereka. Setiap hari hampir menjadi permainan poker sepanjang malam, kemudian langsung berlatih, tidur sampai jam 9 malam ,dan kemudian kembali bermain kartu. 

Sekarang, para pemain dan staf PSG sudah bosan dengan kehadiran mereka di tempat latihan Camp des Loges, sebuah hak istimewa yang tidak diberikan kepada orang lain. Kemudian, apa yang tampak mustahil dua tahun lalu sekarang menjadi kenyataan, dan Neymar dapat kembali ke Barcelona.

Kesepakatan itu bisa terjadi tidak sampai ke Los Toiss. Hubungan antara Alvaro dan Pepe Costa telah memastikan bahwa Messi dan Neymar masih saling bertemu secara teratur dan bahwa putra yang hilang akan disambut kembali ke ruang ganti Barca, meskipun awalnya ada perasaan tidak enak. *** (SS)

SHARE