Yovie Widianto Buka Rahasia Karier Bermusiknya - Male Indonesia
Yovie Widianto Buka Rahasia Karier Bermusiknya
Sopan Sopian | News

Kepopuleran Yovie Widianto di industri musik Tanah Air tak perlu diragukan lagi. Terhitung sudah lebih dari 33 tahun musisi itu berkarya di panggung hiburan. Yovie pun bersyukur masih bisa terus berkarya hingga sampai saat ini.

Photo: Sopian/Male Indonesia

Meski kariernya terlihat mulus-mulis saja, musisi kelahiran Bandung ini mengakui masih banyak tantangan dan kendala. Akan tetapi, sikap tulus, ikhlas dan bersyukur menjadi senjatanya bisa awet menjalani karier bermusik selama lebih dari tiga dekade.

"Saya percaya itu semua talenta, berkat kemampuan bermusik itu semua pemberian dari Tuhan, kalaupun ada masalah di tengah jalan, semua saya hadapi dengan ketulusan dan keikhlasan serta selalu bersyukur jadi menjalani semuanya dengan baik," ujar Yovie.

Yovie Widianto menuturkan sebenarnya kalau dihitung dari saya pertama kali berkarier di musik dari 1983, 1986 itu mulai mengeluarkan karya musik. 

"Awalnya orangtua tidak setuju jika saya bermusik, namun bermodal nekat, ikut festival tingkat nasional, 1987 ada festival tingkat dunia di Tokyo dan berbagai festival lain untuk membuktikan kepada mereka saya bisa hidup lewat musik," cerita Yovie.

Seperti diketahui, Awal perjalanan bermusiknya dimulai dari membentuk band saat masih duduk di bangku SMP pada 1983 di Bandung. Selanjutnya, dia mulai serius dengan mendirikan Kahitna pada 1986, sebelum membidani lahirnya Yovie & Nuno (2001). 

Meski banyak disibukkan di dunia musik, Yovie ternyata juga berhasil menyelesaikan studinya di jurusan Hubungan Internasional Fisip Universitas Padjajaran, Bandung dengan predikat cumlaude.

Satu hal yang tidak pernah dilupakan Yovie pada awal-awal kariernya adalah ketika diejek sebagai seniman Mokul alias modal dengkul dalam pergaulan sesama teman musisi. 

"(Saat itu) ke mana-mana saya selalu jalan kaki, tapi saya enggak marah, justru karena olok-olokan itu malah membuat saya semakin bersemangat dalam berkarya hingga menjadi seperti sekarang ini," uangkapnya.

Sementara, faktor lain yang membuat Yovie bisa bertahan hingga puluhan tahun, karena didukung tim yang solid. Salah satu buktinya, Kahitna selama ini nyaris tidak pernah terjadi bongkar pasang personel seperti yang dialami banyak grup musik lainnya. 

Yovie mampu membuat teman-teman di grup musik yang dia bentuk dan orang-orang yang bekerja dengannya merasa nyaman. Yovie juga mengajak seluruh pecinta musik untuk terbiasa mendengarkan berbagai aliran musik yang berbeda-beda, seperti pop, jazz, dangdut, rock, maupun keroncong dan lainnya. 

"Kalau kita terbiasa mendengarkan beragam aliran musik yang berbeda-beda, saya yakin akan lahir orang orang yang punya sikap menghargai dan menghormati segala perbedaan dan keberagaman yang ada," ucap Yovie.

Terkait lagu, Yovie Widianto juga mengungkapkan mengapa lagu-lagu ciptaannya bisa lebih awet didengarkan. Menurutnya mengapa lagu era 1990-an lebih awet, karena kekayaan harmoni dan kedalaman lirik merupakan kekuatan lagu era 1990-an. 

Namun Yovie Widianto mengingatkan tak semua lagu rilisan tahun 1980 atau 1990-an diingat khalayak lintas generasi. “Musik zaman sekarang juga enak tapi harmoninya hanya dua dibolak-balik. Enak dinikmati tapi juga mudah dilupakan atau terasa bosan. Bisa jadi demikian,” ungkap Yovie Widianto. *** (SS)

SHARE