Batasan untuk Mengulik Masa Lalu Pasangan - Male Indonesia
Batasan untuk Mengulik Masa Lalu Pasangan
Gading Perkasa | Relationships

Ketika memutuskan untuk menjalin sebuah hubungan, ada baiknya Anda mengenal siapa sebenarnya pasangan Anda. Salah satunya yaitu mengetahui masa lalu si dia.

Photo by Garin Chadwick on Unsplash

Kendati masih menjadi perdebatan antara penting tidaknya mengetahui masa lalu pasangan, hal ini jelas akan membantu memperbaiki cara Anda memperlakukannya. Sekaligus belajar dan menghindari kesalahan yang pernah dilakukan mantan kekasihnya.

Namun pertanyaannya, sampai sejauh mana Anda boleh mencari tahu tentang masa lalu pasangan? Demi menjaga hubungan dan komunikasi tetap lancar, simak sejumlah batasan saat Anda memutuskan untuk ‘mengulik’ si dia. Antara lain:

Memilih waktu yang tepat
Satu poin yang harus Anda pahami betul sebelum mencari tahu lebih dalam, bahwa tidak semua orang langsung bersikap terbuka ketika Anda menanyakan masa lalunya. Terkadang, butuh waktu yang pas dan tepat agar ia mau berkata jujur, kemudian terbuka mengenai masa lalu.

Jika pasangan Anda belum mau untuk terbuka, biarkan saja. Tunggu dan bersabar, karena bila ia sudah merasa siap, maka ia sendiri yang akan mengungkapkannya kepada Anda.

Tidak memaksa pada hal mendetail
Anda harus sedikit lebih pengertian jika ia membicarakan masa lalu. Sebab, tak sedikit wanita yang cenderung kesulitan untuk obrolan akan hal tersebut.

Saat dia sudah mulai bercerita, jangan pernah memaksa dirinya mengungkapkan semua hal secara detail. Jadilah pendengar yang baik dan beri ruang agar pasangan nyaman berada di dekat Anda.

Tidak menghakimi masa lalunya
Membicarakan masa lalu layaknya membongkar luka. Tentu bukan hanya hal-hal baik saja yang tersimpan, melainkan juga kenangan pahit.

Kalau ada sesuatu yang buruk di masa lalunya, Anda tidak usah menghakimi. Anda tak pernah tahu kejadian sebenarnya serta bagaimana perasaannya ketika mengalami hal itu.

Jangan saling membandingkan masa lalu
Sebagai catatan, bukan cuma dia saja yang terbuka dengan masa lalu. Anda pun demikian. Sehingga hubungan berjalan adil. Namun, tidak usah berlebihan, apalagi sampai membandingkan masa lalu Anda dengannya.

Belum tentu, Anda lebih baik darinya di masa lalu. Bersikaplah netral dan tidak menyudutkan ia sedikit pun. [GP]

SHARE