Kanker Usus Besar Punya Gejala yang Khas - Male Indonesia
Kanker Usus Besar Punya Gejala yang Khas
MALE ID | Sex & Health

Kanker usus besar bisa dimulai dari pertumbuhan polip atau benjolan kecil pada dinding usus. Sebagian polip tidak berbahaya, namun beberapa kondisi dapat berkembang menjadi kanker usus besar.

Photo by tyrone blight-avery on Unsplash

Sampai kini, belum diketahui penyebab pasti munculnya kanker usus besar. Tetapi sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker tersebut antara lain riwayat keluarga dengan kanker, obesitas, konsumsi alkohol, serta merokok.

Kendati kerap menyerupai gangguan pencernaan lain, kanker usus besar memiliki gejala khas yang agak berbeda. Berikut ulasannya, mengutip dari berbagai sumber.

Berat badan menurun
Bila berat badan menurun drastis padahal Anda tidak sedang diet, kesehatan pencernaan perlu jadi perhatian. Sejumlah kanker, termasuk kanker usus besar, memiliki gejala awal berupa berat badan yang turun drastis dan mendadak.

Tanpa penyebab pasti, berat badan akan turun sekitar 4,5 kilogram atau lebih dalam waktu kurang dari enam bulan. Ini disebabkan sel kanker melepaskan substansi sehingga mengganggu proses perubahan nutrisi pangan menjadi energi.

Sering kelelahan
Cepat lelah kerap diartikan sebagai gejala diabetes, anemia atau gangguan pada liver. Padahal, rasa lelah yang mendadak dan sering merupakan gejala kanker usus besar.

Berbeda dari kelelahan biasa, kelelahan akibat kanker usus besar disebabkan energi tubuh tersedot oleh sel kanker. Sehingga rasa lelah ini terus timbul walau Anda sudah makan bergizi atau istirahat cukup.

Darah pada feses
Keluarnya darah segar bersamaan dengan feses menandakan kelainan pada usus, termasuk kanker usus besar. Selain berwarna merah, darah juga membuat feses berwarna hitam.

Jika mengalami ini lebih dari tiga kali berturut-turut, sebaiknya Anda segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. Dokter umumnya akan melakukan colonoscopy atau pemeriksaan bagian dalam usus guna mencari tahu apakah ada risiko kanker atau tidak.

Kram perut
Kram perut sering dianggap sepele. Namun perlu jadi perhatian bila berlangsung selama berminggu-minggu.

Tumbuhnya sel kanker pada usus besar sangat berpengaruh pada fungsi sistem pencernaan. Efek sampingnya yaitu timbul kram, kembung, dan sakit perut yang sering. Salah satu contohnya, perut terus-terusan mulas meski sudah buang air besar.

Sembelit
Diare atau sembelit umumnya bisa sembuh dalam beberapa hari. Namun tidak demikian bila penyebabnya adalah kanker usus besar.

Kanker usus mengganggu fungsi utama usus besar, seperti membersihkan tubuh dari limbah dan menyerap nutrisi serta air. Sehingga perubahan konsisten pada feses menjadi tanda khas kanker usus besar yang paling bisa diamati. Feses berair, sering timbul diare, atau sembelit berkepanjangan. [GP]

SHARE