Olahraga Sederhana Ini Baik untuk Daya Ingat Anda - Male Indonesia
Olahraga Sederhana Ini Baik untuk Daya Ingat Anda
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Olahraga secara teratur tidak hanya membuat tubuh seseorang menjadi bugar. Tetapi manfaat lainnya yakni dapat meningkatkan fungsi otak yang berpengaruh ke daya ingat Anda. Salah satunya adalah aerobik.

Photo by Pixabay from Pexels

Penelitian menyebutkan olahraga aerobik secara teratur tidak hanya baik untuk tubuh. Selain meningkatkan kesehatan jantung, membakar kalori, dan membentuk otot, sains juga membuktikan bahwa latihan aerobik bagus untuk kesehatan otak. 

Lewat sejumlah studi, para ahli menyarankan olahraga aerobik dengan frekuensi sedang selama 75 menit sampai 150 menit dalam sepekan. Dikutip dari laman Times of India, jenisnya bisa beragam, seperti berjalan cepat, berenang, berlari, atau bersepeda.

Studi terbitan 2017 yang termuat dalam jurnal Brain, Behavior, and Immunity membuktikannya secara ilmiah. Aerobik intensitas sedang yang dilakukan selama 20 menit tiap hari terbukti dapat mengurangi peradangan otak.

Aerobik memberikan efek neuro-protektif yang dapat melawan peradangan hippocampal penyebab sulit tidur. Latihan tersebut pun meningkatkan produksi neurotrofin sehingga memperbaiki daya ingat, pemrosesan informasi, dan suasana hati.

Hal itu sesuai dengan pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai dampak baik olahraga yang mengurangi risiko penurunan kognitif. Menurut WHO, aerobik memiliki efek yang lebih positif pada tubuh dibandingkan bentuk olahraga lain.

Studi lain yang terbit dalam British Journal of Sports Medicine mendukung pernyataan sama. Aerobik teratur mampu meningkatkan volume hippocampal, sehingga menurunkan risiko mengidap depresi, stres, dan demensia.

Bagi pemula yang tidak terbiasa berolahraga rutin sebelumnya, bisa mengawali dengan latihan sederhana 30 menit sehari. Hasil signifikan akan terlihat dalam waktu tiga setengah bulan.

Peneliti di Western Sydney University di Australia Joseph Firth dalam laman Zeenews juga menyatakan hal yang sama. Latihan aerobik dapat membantu meningkatkan area otak yang disebut hippocampus, ini sangat penting untuk fungsi memori dan fungsi otak lainnya.

Para peneliti meninjau 14 uji klinis, yang memeriksa pemindaian otak dari 737 orang sebelum dan sesudah program latihan aerobik. Responden berusia antara 24-76 tahun. Mereka orang dewasa sehat yang masih bebas dari penyakit penuaan otak dan gangguan kognitif ringan.

Karena orang-orang masa kini sangat rentan mengalami alzheimer dan terdiagnosis penyakit gangguan jiwa, termasuk depresi dan skizofrenia. Efek penelitian aerobik yang diteliti sangat menguntungkan bagi kesehatan.

"Jangka waktu intervensinya berkisar antara tiga sampai 24 bulan, dengan rentang 2-5 sesi per minggu," tutur Joseph Firth.

Hasilnya menunjukkan, olahraga dapat mendongkrak kesehatan otak dengan baik. Kegiatan ini juga penting dilakukan untuk menjaga diri dari berbagai macam ancaman penyakit berbahaya, agar tidak memicu kematian mendadak.

Selain itu, Anda juga akan terbebas dari sakit dalam kehidupan sehari-hari yang pasti mengganggu aktivitas atau pekerjaan. *** (SS)

SHARE