Alasan Terjadinya Rasa Sakit Setelah Disuntik - Male Indonesia
Alasan Terjadinya Rasa Sakit Setelah Disuntik
Sopan Sopian | Sex & Health

Jurnal sains menerbitkan studi tentang sel-sel Schwann yang berhubungan dengan kulit dan dapat memberikan sensasi rasa sakit, seperti saat disuntik. Para peneliti telah menemukan organ yang belum pernah diketahui sebelumnya yang terletak persis di bawah kulit dan memberikan sensasi rasa sakit itu.

Gambar oleh valelopardo dari Pixabay 

Seperti dilansir Boldsky, keberadaan sel Schwann belum pernah diketahui sebelumnya. Sel ini dapat memberikan rasa sakit akibat tusukan dalam jumlah kecil. Sel Schwann merupakan sel gila pada sistem saraf manusia. Rasa sakit yang Anda rasakan ketika disuntik, berasal dari ujung saraf yang terletak di bawah lapisan luar kulit. 

Namun, dalam penelitian baru ditemukan bahwa rasa sakit itu bukan hanya karena saraf tetapi juga sel-sel yang kusut sehingga Anda merasakan kaget ketika ada sesuatu yang menusuk kulit. Walaupun pengetahuan telah mengungkap tentang berbagai jenis indra kulit, tapi hanya mengungkap tentang rasa akibat sentuhan.

Dalam penemuan ini saraf dan sel-sel bercabang merespons adanya tanda eksternal dan melanjutkan informasi ke otak yang terpisah dari sensor yang sudah dikenali, ini merupakan peran penting dalam menerima rasa sakit. Perlu Anda ketahui, organ sensorik sangat sensitif terhadap tusukan dan mengirimkan sinyal ke otak , kemudian dikirim kembali ke bagian tubuh yang ditusuk sehingga menyebabkan sensasi rasa sakit.

Patrik Ernfors, seorang Profesor Tissue Biology di Institut Karolinska yang tinggal di Swedia mengatakan sel Schwann menyusun organ indera, yang terlihat seperti gurita, dengan tonjolan seperti tentakel yang memanjang ke saraf di sekitarnya.

Untuk menerima fungsi sel-sel Schwann yang spesifik terhadap kulit, para peneliti telah melakukan studi laboratorium dengan menggunakan metode optogenetika. Dalam studi ini dijelaskan bahwa sel-sel mampu memberikan sensasi rasa sakit.

Para peneliti bersiap untuk memeriksa apakah sel ini memiliki peran dalam menimbulkan sensasi rasa sakit yang kronis. “Rasa sakit yang kronis telah menjadi fokus perhatian karena kecanduan opioid dapat melemahkan kehidupan dan menyebabkan kematian,” tegas para peneliti.

Atasi Nyeri Setelah Disuntik
Apa pun alasannya, terkadang pengalaman dengan rasa sakit setelah disuntik membuat sebagian orang enggan untuk kembali menerima suntikan. Tetapi Anda jangan perlu khawatir, karena ada berapa cara untuk mengatasi nyeri atau sakit setelah disuntik.

Gosok dengan Baik.
Proses ini membantu tubuh menyerap cairan yang disuntikkan dan menghindari pembengkakan. Setelah itu biasanya Anda diberi bola kapas kecil dengan alkohol antiseptik yang membantu dalam menghindari infeksi.

Santai
Selama proses injeksi, Anda cenderung tegang karena memikirkan jarum suntik. Yang terpenting adalah santaikan otot dan mengalihkan pikiran dengan pemikiran lain yang memudahkan suntikan sehingga bisa terhindari dari rasa sakit.

Meregang
Beberapa saat setelah proses injeksi, pastikan Anda rileks dan meregangkan otot paha dan pantat dengan berjalan kaki ringan untuk membantu otot dan jaringan di sekitar titik injeksi mendapatkan lebih banyak aliran darah dan menutup lebih cepat. 

Balsem
Gunakan balsem atau obat gosok yang agak panas untuk menggosok atau menekan ke bagian yang disuntikkan. Ini untuk mengendurkan otot dan lebih banyak lagi aliran daerah ke bagian tersebut yang dapat membantu mengurangi rasa sakit lebih cepat. *** (SS)

SHARE