Cara Aman Naik Angkutan Umum di Tempat Wisata - Male Indonesia
Cara Aman Naik Angkutan Umum di Tempat Wisata
Sopan Sopian | Relax

Naik kendaraan umum saat berada di lokasi wisata adalah pilihan tepat, kenapa? Karena dengan naik kendaran umum akan menghemat pengeluaran, daripada Anda harus menyewa kendaraan pribadi.

Photo by Guvluck from Pexels

 Kendaraan umum seperti, angkutan kota (angkot) sampai bus kota bisa jadi pilihan. Tapi ingat, jangan sembarangan juga untuk naik kendaraan umum ini. Selain resikonya nyasar, resiko kejahatan pun bisa menimpa Anda jika kurang waspada dan berhati-hati.

Nah, untuk membantu Anda mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, berikut ini cara aman naik angkutan umum di tempat wisata. Apalagi bagi Anda yang ingin solo traveling.

Perhatikan Rute atau Trayek
Datang ke kota baru, pasti Anda akan dipusingkan dengan pilihan jurusan. Jika Anda ragu, silahkan ke terminal terdekat untuk mengetahui rute atau trayek yang ingin Anda tuju. 

Akan sangat baik jika Anda mencatat tiap rute atau trayek angkutan yang ada di kota tersebut. Lantaran, biasanya antara jurusan satu dengan jurusan lain memiliki koneksi. Meski digital sudah merambah ke berbagai daerah, tapi Anda jangan cuma bermodalkan Google Maps.

Jangan Sembarangan Naik Angkutan Umum
Kondisi angkot yang padat dan terlalu kosong pun rawan kejahatan. Jika terlalu padat, para pencopet pun makin leluasa. Jika terlalu kosong, Anda pun bakal kesulitan minta tolong. 

Usahakan pula duduk di dekat supir dan menempatkan barang-barang berharga di dalam tas yang didekap ke depan. Kalaupun terpaksa berdiri, usahakan posisinya berada di paling depan maupun paling belakang agar mendapatkan akses keluar masuk yang mudah.

Selalu Siapkan Uang Pas
Ribetnya naik angkutan umum itu ketika Anda tidak membawa uang pas. Meski tidak semua, ada juga supir maupun kernet yang nakal mengurangi kembalian yang menjadi hak Anda. Demi mengantisipasi hal tersebut, siapkan uang pas yang cukup sesuai dengan tujuan trayek.

Jangan Sampai Ketiduran
Lelah adalah hal yang tidak bisa dilawan. Tetapi hal tersebut juga bisa jadi senjata utama para pelaku kejahatan beraksi. Nah, jika Anda sangat lelah dan kantung terasa tidak tertahan, lebih baik turun dari angkutan umun. Jangan biarkan diri Anda tertidur di dalam angkutan umum, apalagi dalam kondisi kosong. Sekali lengah, penyesalan tidak akan terobati.

Kaca Transparan
Modus para pelaku kejahatan sangatlah beragam. Biasanya, mereka memanfaatkan kondisi kendaraan yang gelap dan senyap untuk melakukan aksinya. Salah satunya angkutan yang ditutupi dengan kaca film tebal. Visibilitas dari luar pun jadi terbatas. Jadi, sebaiknya pilih angkutan umum yang memiliki kaca bening di seluruh bagian kendaraan. *** (SS)

SHARE