Studi: Wanita Lebih Senang Sexting Daripada Pria - Male Indonesia
Studi: Wanita Lebih Senang Sexting Daripada Pria
Gading Perkasa | Sex & Health

Mengirimkan foto tanpa busana atau pesan seks (sexting) pada pasangan menjadi ‘lumrah’ belakangan ini. Alasan yang muncul rata-rata adalah untuk memancing pasangan jika tidak sedang bertemu.

Photo by Kaboompics .com from Pexels

Menariknya, banyak pihak menganggap kaum adam atau pria mempunyai kecenderungan lebih tinggi untuk tindakan sexting. Wajar memang, bila mengacu pada stigma bahwa pria lebih mudah bergairah secara seksual ketimbang wanita.

Akan tetapi, seorang peneliti menemukan motif yang sangat kompleks dibalik perilaku tersebut. Morgan Johnstonbaugh, dokter di University of Arizona, AS, meneliti untuk mencari tahu apa yang memotivasi seseorang melakukan sexting.

Seperti dilansir dari Health, sebanyak 1.918 responden disurvei selama satu tahun dan ditanya seputar kebiasaan mengirim sexting.

Para responden diminta menjelaskan kapan terakhir kali mereka melakukan sexting atau mengirim foto tanpa busana kepada orang lain. Sekitar 56 % mengatakan bahwa mereka pernah mengirim, setidaknya satu kali.

Hasilnya, 73 % dari mereka yang melaporkan pernah sexting adalah kaum hawa alias wanita. Bahkan mereka empat kali lebih mungkin berkirim pesan seks ketimbang pria.

Mereka lantas ditanya mengenai alasan di balik sexting. Alasannya, untuk mencegah sosok yang mereka incar kehilangan minat seksual pada mereka.

Tujuan sexting
Para responden mengaku sexting adalah cara yang digunakan agar meningkatkan kepercayaan diri mereka saat berhubungan intim.

“Interaksi ini bisa jauh lebih kompleks dari apa yang disadari orang. Ketika wanita berpikir untuk membagikan foto dengan seseorang, mereka mungkin memiliki ide-ide yang memengaruhi perilaku mereka,” kata Johnstonbaugh.

Misalnya, mereka mungkin melakukannya untuk merangsang pasangan atau memengaruhi reaksi mereka dengan cara lain.

Johnstonbaugh juga berharap bahwa penelitian ini dapat memicu diskusi seputar sexting dan menekankan apabila sexting merupakan kegiatan yang kompleks. Ia membagikan hasil penelitiannya di American Sociological Association Annual Meeting, New York, Amerika Serikat.

Hasil studi tersebut dapat memberi kesimpulan, ketika Anda punya pasangan, maka ada kemungkinan si dia mengambil inisiatif untuk melakukan sexting terlebih dahulu kepada Anda. Patut disadari pula, bahwa seks di dunia nyata dan melalui digital tidak berada dalam satu dimensi yang sama. [GP]

SHARE