Makeup Sex, Memperbaiki atau Merusak Gairah? - Male Indonesia
Makeup Sex, Memperbaiki atau Merusak Gairah?
MALE ID | Sex & Health

Setelah bertengkar hebat dengan pasangan, Anda bisa melakukan salah satu dari dua cara. Yaitu menghindari keintiman saat Anda berdua sedang berusaha meredakan amarah, atau tiba-tiba menjadi sangat terangsang, dan memutuskan untuk melakukan hubungan intim demi memuluskan segalanya.


Photo by Joshua Rawson-Harris on Unsplash

Tampaknya sedikit aneh bahwa Anda dapat beralih dari merasa kesal menjadi turned on. Namun pada kenyataannya, hal itu dialami oleh banyak orang, khususnya pria. Maka dari itu, istilah ‘makeup sex’ merupakan aksi di mana pasangan yang baru saja ‘berdebat’ pergi ke kamar tidur untuk berbaikan dan hook up.

Makeup sex seringkali begitu intens. Namun pertanyaannya, apakah tindakan tersebut memperbaiki atau justru merusak gairah? Mungkinkah itu sesuatu yang buruk bagi hubungan? Inilah yang wajib Anda ketahui.

Sebab pertengkaran mengarah ke makeup sex
Setelah perdebatan, Anda akan menemukan diri Anda penuh energi yang kuat dan biasanya dapat diterjemahkan menjadi hasrat erotis.

“Kami telah membangkitkan beberapa energi stagnan dan mengubur kebencian, sehingga energi erotis bergerak lagi,” kata Lucy Rowett, pelatih seks bersertifikat dan ahli seks klinis, seperti dilansir dari Men’s Health.

Bagi sebagian orang, berhubungan intim setelah bertengkar adalah kesempatan untuk release dan rileks. Sementara di sisi lain, gairah atau hasrat mungkin berasal dari ketakutan akan konflik.

Saat beberapa pria bertengkar dengan pasangannya, pikiran mereka boleh jadi masuk ke mode ‘disaster’, mengira bahwa hubungan itu akan berada dalam bahaya. Makeup sex menjadi cara yang bisa menegaskan bahwa segala sesuatunya baik, tanpa harus masuk ke perasaan berbicara.

“Ini adalah cara menghubungkan kembali setelah argumen yang menegaskan bahwa hubungan tersebut utuh dan masing-masing dari Anda masih saling menginginkan,” kata Pam Shaffer , MFT, terapis hubungan berlisensi.

“Ini memberi sinyal bahwa meskipun Anda bertengkar, Anda belum ke mana-mana.”

Bahkan jika Anda berencana untuk berbicara tentang ‘konflik’ yang dihadapi, di saat-saat usai pertengkaran, insting hewan Anda mengambil alih. Justin Lehmiller, seorang peneliti di The Kinsey Institute dan penulis Sex and Psychology mengatakan bahwa makeup sex juga membantu mengurangi stres

“Jadi masuk akal, makeup sex mampu mengurangi perasaan stres dan memungkinkan pasangan untuk melanjutkan lebih cepat,” kata Lehmiller. [GP]

SHARE