Berkat Kecerdasan Buatan, Robot Bisa Semakin Mesra - Male Indonesia
Berkat Kecerdasan Buatan, Robot Bisa Semakin Mesra
Gading Perkasa | Digital Life

Perusahaan teknologi asal Shenzhen, Cina, AI-Tech belum lama ini telah membuat robot asmara yang dibekali dengan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

robot - Male Indonesia

Gambar oleh Jonny Lindner dari Pixabay

Media asal Rusia, Sputnik melaporkan bahwa robot asmara bernama Emma itu diklaim dapat menggantikan kemesraan atau keintiman manusia. Kecerdasan buatan yang diselipkan pada robot ini juga mampu meningkatkan respon sehingga menyerupai manusia.

AI-Tech menyebut, Emma bisa menyediakan berbagai layanan kepada pemiliknya dan tetap dapat melakukan percakapan interaktif. Teman kencan AI ini dilengkapi dengan kemampuan belajar yang built-in. Alhasil, ia bisa menyerap dan menyimpan informasi sebelum menerapkannya pada gerak-gerik dirinya sendiri.

Kepala Emma dapat berputar di bagian leher. Mereka pun akan membuat ekspresi wajah hingga berkedip. Sputnik menuliskan, para ahli di balik sexbots ini telah mengklaim jika kreasi mereka dapat menggantikan manusia secara emosional dan fisik untuk para pelanggan.

Sebagaimana dilansir dari Daily Star Online, Manajer Cloud Climax, Sam White mengatakan, saat ini popularitas teman kencan robot telah meningkat sangat pesat. Produsen robot mengungkap, boneka mereka sudah bisa bekerja pada tingkat emosional maupun fisik.

“Boneka kami sudah dapat bekerja di tingkat emosional dan fisik. Anda melihat artikel-artikel ini tentang orang-orang yang menjalin hubungan dengan boneka seks mereka dan jelas ini adalah over the top versi pemilik boneka,” kata White kepada Daily Star Online.

“Secara umum, emosi pemilik melekat pada boneka mereka dan melihatnya sebagai pasangan mereka, sama seperti orang lain memiliki pasangan manusia.” katanya lagi.

Ia pun menambahkan, jika robot asmara Emma memberi pasangannya sebuah lelucon dan pemiliknya tertawa, maka iia akan mengingat tawa dari sang pemilik.

“Emma sekarang punya aplikasi dan antarmuka pengguna online berlangganan, sehingga Anda dapat mengajarinya jawaban atas pertanyaan Anda. Ketika Anda jauh darinya, Anda bisa menggunakan aplikasi untuk mengirim pesan kepadanya dan dia akan menjawab,” ucap White.

Walau demikian, ada banyak tanggapan di media sosial terhadap robot asmara yang dilengkapi kecerdasan buatan, di mana beberapa pengguna menyesalkan fakta bahwa banyak orang kehilangan kemampuan untuk membangun hubungan dengan sesamanya di dunia nyata. [GP]

SHARE