Mini Cooper Ikut Bikin Mobil Ramah Lingkungan - Male Indonesia
Mini Cooper Ikut Bikin Mobil Ramah Lingkungan
Gading Perkasa | Sport & Hobby

Mini Cooper Electric (Mini E) telah menjalani debutnya pada awal Juli 2019 lalu. Usai pengembangan selama kurun waktu 11 tahun, mobil yang pertama kali dikenalkan dalam bentuk prototype pada Los Angeles Auto Show 2008 itu sudah dinantikan banyak orang.


Photo: miniusa.com

Electrek melaporkan, kendati distribusi ke konsumen masih lama, mobil listrik Mini Cooper berbasis Mini 3-doors tersebut telah dipesan oleh 45 ribu orang di kawasan Eropa, termasuk Inggris.

“Sejauh ini, kami sudah memiliki lebih dari 45.000 ketertarikan pelanggan,” ujar Elena Eder, Project Manager for the Electric Mini, seperti dikutip dari Carscoops.

Terlebih lagi, banderol resminya sendiri belum diungkap pihak pabrikan. Saat ini pabrikan asal Inggris itu masih berkutat pada proses pemesanan Mini E.

Di laman resminya, status Mini E masih pre-order. Namun, di Jerman, mobil listrik pertama Mini Cooper ini sudah dipasarkan seharga 32.500 Euro atau sekitar 514,7 juta rupiah.

Bicara spesifikasinya, motor listrik yang disematkan mampu menjanjikan torsi puncak 270 Nm dan daya kuda hingga 184 HP. Memang performanya tidak terlalu ‘catchy’, jika dibandingkan rata-rata mobil listrik pabrikan lain.

Hanya saja, Mini mengklaim bahwa tenaga tersebut mampu mencatatkan akselerasi 0 - 100 km/jam dalam waktu 3,9 detik dan 100 - 200 km/jam yang memakan 7,3 detik.

Arsitektur rangka kendaraan yang digunakan Mini E sama seperti model Mini lain, mengadopsi Cooper reguler yang memakai Internal Combustion Engine (ICE).

Terkait daya jelajahnya, mobil dengan baterai berkapasitas 32,6 kWh itu sanggup menempuh jarak 270 km dengan standar pengujian Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP).

Sayang belum ada detail lebih spesifik mengenai mobil ini. Jika dilihat dari tampilan, perbedaan Mini E dari model lainnya terdapat di penyematan warna bodi, grille, dan desain velg yang mencolok, tidak seperti mobil baru kebanyakan.

Rencananya, Mini E mulai diproduksi massal bulan November 2019 di fasilitas produksi di Oxford, Inggris. Sedangkan pengiriman unitnya ke konsumen paling cepat berlangsung pada pertengahan 2020. Lantas, kapan Mini E meluncur di Indonesia? Kita tunggu saja tanggal mainnya. [GP]

SHARE