Astronom Cerdas yang Perjuangkan Kebenaran - Male Indonesia
Astronom Cerdas yang Perjuangkan Kebenaran
Gading Perkasa | Story

Nama Johannes Kepler sangat dikenal orang, khususnya mereka yang belajar tentang astronomi. Ia adalah penemu tiga hukum utama pergerakan planet, yang berhasil menggambarkan bagaimana benda langit itu mengorbit matahari.


Photo: wikimedia commons

Banyak orang tidak tahu, Johannes Kepler lahir dari wanita yang sama cerdasnya bernama Katharina Kepler. Katharina sempat membawa Johannes yang berusia enam tahun ke suatu tempat. Memperlihatkan fenomena komet spektakuler di langit. Jelas, Ia menurunkan minatnya terhadap hal-hal kosmik pada sang putra.

Saat Johannes Kepler berada di puncak kariernya, Katharina dituduh mempraktikkan sihir. Tuduhan itu mengantarkan sang ibu ke pengadilan pidana yang panjang. Berlangsung enam tahun, hanya untuk proses peradilan. Kepler tak henti-hentinya memperjuangkan kebebasan ibunya.

Seperti dilansir dari History Extra, pada tahun 1500-1700, 73.000 orang diadili karena mempraktikkan sihir di Eropa. Dan 40.000 di antaranya dieksekusi. Lebih dari 75 % yang dituduh penyihir adalah wanita, salah satunya Katharina, ibunda Johannes Kepler.

Katharina digambarkan sebagai wanita buta huruf berumur 68 tahun ketika dituduh sebagai penyihir pada 1615. Ia menyangkal hal tersebut.

Saksi di setiap persidangan menuduhnya memiliki ilmu gaib. Ia dianggap bisa memasuki rumah dengan pintu terkunci. Serta dituduh memberikan minuman anggur yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

7 Agustus 1620, semua upaya keluarga Kepler sia-sia. Katharina dijebloskan ke sebuah penjara di Stuttgart, Jerman. Ia terancam dihukum mati. Adik Johannes, Christoph, sudah membayangkan bagaimana penjaga penjara akan menyeret ibunya dengan rantai kecil ke balai kota.

Investigasi lima tahun terhadap Katharina nyaris selesai. Saksi dan bukti terkumpul sangat meyakinkan untuk menjatuhi sang wanita tua hukuman yang dianggap pantas.

Johannes Kepler, sang astronom, tak tinggal diam. Ia mengemasi barang-barangnya, pindah ke Wurttemberg, membawa keluarganya. Mereka tiba di kota tersebut dan bertemu ibunya di Menara Guglingen. Johannes tahu, hanya ia satu-satunya yang dapat menyelamatkan ibunya.

Setelah percakapan dengan ibunya di penjara, Johannes menyiapkan dokumen hukum yang kuat, singkat dan terstruktur jelas dalam pembelaan Katharina.

Johannes lalu menemani ibunya ke ruang sidang Guglingen di balai kota. Gubernur Aulber membacakan dakwaan dan mengkonfirmasi niatnya untuk melakukan persidangan dengan cepat.

Kepler mengulangi argumen mereka mempertanyakan legitimasi pengadilan pidana. Kemudian, Katharina dibawa kembali ke kamarnya. Pembelaan hukum Kepler pertama-tama menyerang kesaksian banyak pihak yang telah diinterogasi.

Ia selanjutnya menjelaskan, mengapa sangat penting membedakan antara penyakit alami dan tidak alami, dan pergi ke detail medis yang cukup membuat pernyataannya seotoritatif mungkin.

Memang Kepler percaya pada sihir, namun ia mencoba menggunakan keterampilan analitiknya guna membongkar tuduhan terhadap ibunya. Ketika ibunya dibebaskan, dia benar-benar anti-sosial selama berbulan-bulan.

Bahkan, ia tidak pernah mempublikasikan pembelaannya, apalagi mencoba membela wanita lain yang dituduh melakukan sihir. [GP]

SHARE