Ketika Aktivis Dibantai oleh Ku Klux Klan - Male Indonesia
Ketika Aktivis Dibantai oleh Ku Klux Klan
Gading Perkasa | Story

Pada Agustus 1964, masyarakat Amerika Serikat dikejutkan oleh penemuan mayat tiga aktivis hak asasi manusia (HAM) di bendungan dekat Philadelphia, Mississipi. Ketiganya dilaporkan telah menghilang enam minggu sebelumnya.


Photo: wikimedia commons

Seperti dilansir dari BBC, agen FBI menemukan ketiga aktivis tersebut di kawasan rindang dekat kota. Di dekat lokasi kejadian, terlihat saksi mata.

Ketiga korban bernama Michael Schwerner, Andrew Goodman, dan James Chaney. Mereka adalah anggota organisasi Persamaan Ras CORE yang selama hidupnya mendedikasikan diri untuk memperjuangkan kesetaraan dan melawan diskriminasi ras.

Sejak ketiganya dilaporkan hilang, aparat kepolisian AS menetapkan kasus ini sebagai prioritas utama untuk diinvestigasi. Karena itu, FBI menurunkan tim khusus yang dipimpin Inspektur Joseph Sullivan. Kasus tewasnya tiga aktivis ini diberi kode nama “Mississippi Burning”.

Jasad ketiganya dievakuasi dan diotopsi petugas kedokteran dari kepolisian. Hasil otopsi menunjukkan, mereka ditembak, dan pelaku diduga kuat merupakan anggota kelompok Ku Klux Klan (KKK).

Sebelum menghilang, mereka tengah melakukan investigasi terhadap aksi pembakaran gereja kulit hitam di Longdale, Neshiba. Gereja itu dibakar karena diduga kuat digunakan sebagai tempat pendidikan kebebasan bagi anak keturunan Afrika.

Saat gereja dibakar, kelompok KKK mencari Pendeta Schwerner, warga kulit putih yang sangat memberi perhatian penuh bagi nasib warga kulit hitam.

13 Oktober 1964, salah seorang anggota KKK, James Jordan buka suara. Dia mengatakan kepada agen FBI bahwa dirinya menyaksikan langsung aksi pembantaian tiga aktivis HAM. Dari keterangan tersebut, aparat menangkap 19 orang.

Persidangan pun digelar. 24 Februari 1967, Hakim William Cox menolak 17 dakwaan dari 19 dakwaan yang dikeluarkan jaksa. Lantas Mahkamah Agung melanjutkan untuk tetap mengadili dakwaan yang sebelumnya ditolak hakim.

Dari belasan pelaku, salah satunya Deputi Sheriff Price, dihukum penjara 6 tahun. Pemimpin KKK Sam Bowers dan anggota Wayne Roberts diberi hukuman masing-masing 10 tahun.

Kasus diskriminasi dan pembunuhan aktivis ini kemudian diangkat ke layar lebar dalam film berjudul Mississipi Burning pada tahun 1998.

Proses peradilan tak berhenti begitu saja. Juni 2005, pria bernama Edgar Ray Killen (80) dijatuhi hukuman 60 tahun penjara karena berperan merekrut para pembunuh tiga aktivis HAM. [GP]

SHARE