Cheerleaders Energik nan Sensual! - Male Indonesia
Cheerleaders Energik nan Sensual!
MALE ID | Sport & Hobby

Steve Jurvetson/flickr.com
Steve Jurvetson/flickr.com

Mereka memang bertugas sebagai penyemangat tim olahraga. Tapi faktanya memang mereka juga kumpulan wanita-wanita cantik yang energik dan tentu juga ber-body sintal, sehingga kerap cheerleaders juga lekat dengan gelar gadis seksi.

Di negeri Paman Sam, cheerleaders atau pemandu sorak memang sudah tak bisa dipisahkan dari kegiatan olahraga. Kemasan entertainment yang sudah menjadi satu paket dengan ajang mengejar prestasi membuat cheerleaders adalah bagian yang juga ditunggu penampilannya. American footbal dan basket adalah dua olahraga paling tenar di negeri ini, dan keberadaan gadis-gadis cantik penyemangat atlit tentu juga paling eksis di olahraga ini. Bahkan organisasi AACCA (American Association of Cheerleading Coaches and Advisors) juga menerapkan standar keamanan bagi cheerleaders sekaligus menyediakan kursus bagi para pelatihnya.

Di tanah air pun akhirnya tertular tren ini. Walaupun masih lebih banyak bisa dilihat di pertandingan basket, tapi eksistensinya terbilang lumayan. Bahkan terdapat khusus kompetisi cheerleaders dan juga telah didirikan lembaganya, yaitu Federasi Cheerleading Seluruh Indonesia (FCSI).

Tapi tak disangka, ternyata orang yang pertama kali menciptakan cheerleading adalah pria. Dia adalah Jhonny Champbell yang mengumpulkan teman-teman kampusnya untuk mendukung tim American Football kampus University of Minnesota, Amerika Serikat pada 2 November 1898. Namun sejak tahun 1923 akhirnya wanita diperbolehkan masuk tim karena kekurangan orang yang disebabkan saat masa itu banyak pria yang mengikuti perang.

Seragam cheerleaders pun menjadi salah satu yang selalu membuat penonton enggan terpejam. Rok diatas lutut, kaos ketat dan sneakers menjadi karakter khas kostum para pemandu sorak yang juga sering disapa pom-pom girls ini. Bahan tak jarang yang kini menggunakan hot pants dengan variasi kemeja yang diikat hingga di atas pusar. Padahal awalnya pada tahun 1906-an justru mereka menggunakan kaos lengan panjang denga kerah hingga bagian leher. Dan yang jelas, gadis-gadis energik ini selalu menggunakan kostum dengan balutan warna khas dari tim yang mereka support. ** MALE

SHARE