Nikmati Sesi Bercinta dengan Suara Minim - Male Indonesia
Nikmati Sesi Bercinta dengan Suara Minim
MALE ID | Sex & Health

Sesi bercinta memang tidak selalu berjalan mudah. Seringkali, Anda harus mengisi aktivitas tersebut dengan penuh obrolan. Namun di situasi tertentu, suara yang berisik cenderung mengganggu. Bagaimana mengatasinya?


Photo by Maru Lombardo on Unsplash

Pada dasarnya, komunikasi tetap dibutuhkan agar Anda dan pasangan memperoleh puncak kenikmatan sesi bercinta di atas ranjang. Jadi, bagi Anda yang cenderung pendiam, hal ini bukanlah masalah.

“Tidak seperti film dewasa, saat berhubungan seks itu tidak selalu disertai dengan suara yang dahsyat ketika orgasme,” kata pakar hubungan Adina Mahalli, seperti dikutip dari Bustle.

Menurut Mahalli, ketimbang Anda dibuat pusing memilih kata-kata atau melakukan apa saat bercinta, lebih baik mengikuti saja keinginan hati secara alami. Jika saat bercinta, lalu Anda merasa terdiam tanpa bisa berkata-kata, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai bentuk komunikasi dengan si dia.

Jangan Abaikan Kontak Mata
Bercinta sambil bertatap-tatapan atau kontak mata bakal membuat hubungan intim tersebut jauh lebih dalam. Tak usah pedulikan ekspresi wajah Anda saat sedang terangsang.

“Adanya kontak mata itu berarti mengindikasikan bahwa Anda menaruh perhatian, ikut terlibat dan lebih rileks,” kata terapis seks Cyndi Darnell, melansir Bustle.

Hembuskan Napas Lewat Hidung Sedikit Kencang
Jika Anda belum terbiasa mengekspresikan rasa dengan suara atau lenguhan, coba hembuskan napas melalui hidung agak kencang. “Cara ini memiliki manfaat tambahan untuk membuat tubuh menjadi rileks,” kata Darnell.

Mengekspresikan Lewat Bahasa Tubuh
Menyentuh bagian tertentu, seperti contoh mengarahkan tangan si dia ke organ vital Anda, termasuk memberikan senyuman jika itu memang ia inginkan. Biarlah semua berjalan secara alami. Usahakan keluarkan suara sesedikit mungkin.

Menggunakan Kalimat Pendek
Kalau Anda tidak suka berbincang lama, maka Anda tetap bisa mengucapkan beberapa kalimat pendek kepadanya. Misalnya, “Aku suka sekali”, “Ini begitu menyenangkan”, “Aku paling suka kamu pegang di sini”. Ketiga kalimat pendek tersebut disarankan oleh seksolog Jill McDevitt.

Namun perlu diingat, ketika pasangan tidak mengerti maksud dari bahasa tubuh Anda, jangan memaksanya. Anda harus punya cara alternatif yang dapat membangkitkan gairah berdua. [GP]

SHARE