Tetap Aktif Bercinta Meski di Cuaca Panas - Male Indonesia
Tetap Aktif Bercinta Meski di Cuaca Panas
Gading Perkasa | Sex & Health

Cuaca panas ternyata bukan cuma berdampak pada kesehatan tubuh, melainkan juga memengaruhi aktivitas seksual seseorang.

cuaca panas - male Indonesia
Photo by Asad Photo Maldives from Pexels

Memasuki musim kemarau, matahari bersinar lebih terik dari biasanya. Bahkan saat malam tiba, udara tetap terasa lembap.

Gairah seksual masih menggebu, namun tubuh sudah berpeluh keringat, lengket dan tak nyaman. Ini jelas mengganggu bahkan bisa mengurungkan niat Anda untuk bercinta. Banyak solusi yang dapat dilakukan, melansir dari Metro.

Bermain dengan Es Batu
Ide ini tidak harus Anda terapkan langsung dengan meletakkan es batu di Miss V pasangan. Anda bisa memainkan es batu di tubuh indah si dia.

“Secara personal, saya berpikir tak ada yang lebih baik daripada seks yang panas berkeringat. Tetapi jika Anda perlu pendinginan, gunakan es batu pada titik sensitif. Ini bisa meningkatkan kenikmatan, sensasi dan mendinginkan,” kata pembuat sex toys, Adam Lewis.

Keluar Kamar
Sexpert Stu mengungkapkan, kamar cenderung jadi salah satu titik paling hangat di rumah. Di cuaca panas, tak ada salahnya mencoba titik atau lokasi lain di dalam rumah.

“Hubungan intim yang enerjik akan cepat terhenti. Coba saja ke dapur, di sana akan lebih dingin,” ujar Stu.

Apabila tak memungkinkan, kamar mandi bisa dicoba, di bawah pancuran air dingin yang segar.

Kipas Angin
Tak perlu berinvestasi lebih dengan pergi ke hotel untuk sekadar berhubungan intim. Pakailah kipas angin kecil, sebab semburan angin akan memastikan udara sekitar tak begitu panas dan lembap.

Hubungan Intim di Luar Ruangan
Kalau Anda bukan penggemar kipas angin, coba berhubungan intim di luar ruangan. Kuncinya, pilih lokasi yang nyaman dan tak bepotensi dilihat orang lain.

“Jika Anda berhubungan intim di suatu tempat Anda tidak ketahuan, maka Anda akan baik-baik saja, selama itu bukan tempat milik orang lain,” kata Stu.

Bermandikan Keringat
Anabelle Knight, ahli seks dan relasi dari Lovehoney mengatakan, sebaiknya orang tak begitu memusuhi sinar matahari dan keringat. Tubuh memproduksi lebih banyak vitamin D saat terekspos sinar matahari. Vitamin D bisa meningkatkan kadar hormon testosteron.

Tes menunjukkan, pria punya 33 % lebih banyak testosteron di bulan Juni daripada Januari. Pria yang memiliki testosteron banyak bakal lebih sering mengalami orgasme. Knight menyimpulkan, sinar matahari membuat hubungan intim jauh lebih baik.

“Mungkin terasa tidak enak saat keringat banyak dan mencoba untuk tidur di malam hari, tapi cuaca panas sebenarnya meningkatkan libido,” tutur Knight.

Bermalas-Malasan
Cuaca panas bukan saat tepat untuk hubungan intim dengan berbagai posisi atau penetrasi penuh tenaga. Simpan energi Anda dan nikmati seks secara perlahan.

“Jangan terlalu fokus pada penetrasi. Lebih sedikit pergerakan lebih baik. Coba posisi kaki malas (pasangan menindih Anda dengan dada sepenuhnya menempel). Ini menimbulkan kontak yang intim dan kepuasan tanpa rasa tak nyaman,” kata Knight. [GP]

SHARE