Hobbs & Shaw, Misi Penyelamatan Keluarga dan Dunia - Male Indonesia
REVIEW FILM
Hobbs & Shaw, Misi Penyelamatan Keluarga dan Dunia
MALE ID | Review

Sudah jelas, film Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw merupakan film spin-off dari film Fast & Furious. Maka dari itu, film tersebut tidak menampilkan tokoh utama Dominic Toretto (Vin Diesel). Tapi lebih berfokus pada petualangan Luke Hobbs dan Deckard Shaw.

Luke Hobbs tampil kali pertama di Fast Five sebagai agen DSS alias agen yang bekerja utuk Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Sedangkan, Deckard Shaw adalah mantan tentara bayaran. Kemudian mereka muncul kembali pada Furious 8.

Pada Furious 8, Hobbs dan Shaw berpisah pada dua arah yang berbeda. Hobbs melanjutkan pekerjaannya sebagai agen America's Diplomatic Security Service, sedangkan Shaw kembali ke London. Dua tahun kemudian, mereka kembali dipertemukan dalam film ini.

Hobbs dan Shaw masih diperankan oleh Dwayne Johnson dan Jason Statham. Kemudian deretan artis lainnya ada Idris Elba, Vanessa Kirby, dan Helen Mirren.

Ringkasan
Cerita dimulai dengan aksi dari Hattie Shaw (Vanessa Kirby) dalam misi mengamankan virus berbahaya yang mematikan "The Snowflake" ciptaan organisasi Eteon, sebuah organisasi bayangan global yang telah menyempurnakan teknologi genetika siber.

Virus mematikan tersebut bisa melumat organ tubuh manusia dalam hitungan jam, senjata pemusnah ini sangat mengancam bagi peradaban manusia. Awalnya, misi berjalan dengan lancar. Tetapi Hattie dan pasukan MI6 disergap oleh Brixton Lorr (Idris Elba), seorang prajurit atau tentara yang sudah dianggap mati namun datang kembali dengan dilengkapi teknologi superhuman. 

Memiliki ketahanan dan kekuatan bak manusia super, Brixton dengan mudah mengalahkan para agen rahasia asal Inggris tersebut, menyisakan Hattie sendirian. Pada akhirnya dengan pemikiran cerdik, Hattie berhasil mengamankan virus mematikan itu. Tidak kehilangan akal, Brixton membuat berita palsu bahwa Hattie, seroang agen MI6 telah membelot dan membawa virus berbahaya itu.

Kejadian tersebut akhirnya mengundang CIA untuk menugaskan Hobbs untuk menangani kasus tersebut serta melacak Hattie yang hilang entah kemana, di tempat lain CIA juga menugaskan Shaw.

Highlight
David Leitch sebagai sutradara film ini memang sebelumnya telah sukses dengan film-film action, seperti John Wick 1, Deadpool, sampai Atomic Blonde. Tidak heran kemudian Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw disuguhkan dengan adegan-adegan action yang menegangkan.

Meski lebih banyak adegan action baku hantam, film yang juga diproduseri oleh Dwayne Johnson dan Jason Statham ini tetap menampilkan kejar-kejaran kendaraan ala Fast & Furious. Bahkan terselip beberapa adegan komedi dan juga sedikit romantisme serta dihadirkanya beberapa special appearance yang akan menghibur para penonton.

Adu ego atau "adu bacot" antara Hobbs dan Shaw menjadi penghibur dalam film ini. Chemistry keduanya terlihat apik, mengalir sepanjang film itu berjalan. Bahkan terkadang sesekali membuat para penonton terpingkal atas tingkah keduanya.

Vanessa Kirby yang sempat bermain di film Mission Impossible-Fallout, juga memberikan aksi laga yang mengesankan. Ditambah lagi kehadiran Idris Elba sebagai penjahat yang kuat. Membuat film ini sulit ditebak. Siapa yang kemudian akan berakhir? Apakah virus berbahaya itu juga berhasil diselematkan? *** (SS)

SHARE