Efektifkah Gunakan Masker Cegah Polusi Udara? - Male Indonesia
Efektifkah Gunakan Masker Cegah Polusi Udara?
MALE ID | Sex & Health

Untuk Anda yang berkendara motor atau mengandalkan transportasi ojek setiap hari, masker sudah menjadi barang wajib untuk melindungi Anda dari debu bahaya polusi udara. 


Gambar oleh Rajesh Balouria dari Pixabay 

Mengingat buruknya kualitas udara di Jakarta dan beberapa kota penyangga di sekitarnya, pemakaian masker memang diperlukan. Namun, cukup efektifkah? Penggunaan masker wajah di dunia, khususnya di Asia baik itu masker bedah, masker kain atau masker berbentuk moncong atau N95 dinilai tak sepenuhnya efektif melindungi diri dari polusi udara. 

Mengutip laman CBS Local, temuan tersebut diambil dari laporan penelitian yang dilakukan tim peneliti University of Massachussetts, AS dengan sampel masker wajah di Kathmandu, Nepal. 

Menurut Richard Peltier, ketua tim peneliti, penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui lebih jauh seefektif apa masker wajah yang dikenakan sebagai pelindung dari polusi udara. 

"Polusi udara sangat berbahaya, karena menjadi pemicu yang menyebabkan kematian pada enam hingga tujuh juta orang per tahunnya, akan tetapi sayangnya tidak banyak orang yang menaruh perhatian khusus mengenai hal ini, dan benar-benar memikirkan akibatnya,” ujar Peltier.

Richard menambahkan, beberapa orang malah beranggapan mereka terlindungi di manapun berada, padahal nyatanya tidak demikian. Meskipun mengenakan masker, mereka tidak sepenuhnya terlindungi karena masker ini tidaklah seefektif yang diharapkan. 

Mengingat hal tersebut, menjadi sangat penting kemudian untuk mengedukasi masyarakat akan efektif atau tidaknya pemakaian masker wajah ini. 

"Butuh usaha lebih keras dari badan kesehatan untuk edukasi masyarakat akan hal ini, bahwa masker yang mereka kenakan belumlah efektif sebagai pelindung dari polusi udara. Masker ini memang mengurangi kemungkinan terkena polusi udara secara langsung, tapi mereka masih tetap berisiko," kata Richard. 

Dengan begitu, lalu bagimana cara hindari polusi udara? Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda praktikkan dalam kehidupan sehari-hari Anda.

Hindari Jalan Ramai
Sebuah studi yang dilakukan di Pusat Kebijakan Lingkungan Imperial College menunjukkan jalan yang sepi bisa mengurangi paparan polusi sekitar 53 sampai 60 persen.

Jalan-jalan dengan gedung tinggi di setiap sisi dikenal sebagai lembah perkotaan. Keberadaan gedung-gedung tersebut bahkan bisa menjadi lembah dan membuat polutan terperangkap.

Hindari Jam Sibuk
Secara teoritis olahraga masuk akal bisa melindungi dari bahaya polusi udara. Namun mengenai hal ini sebaiknya menghindari aktivitas fisik pada jam sibuk. Waktu terbaik untuk olahraga adalah sebelum jam sibuk. 

Misalnya, pada pagi hari. Pada jam sibuk ditemukan tingkat polusi PM2.5 materi partikel 2,5 mikron yang dapat menembus paru-paru dan memasuki aliran darah. Angka tersebut menjadi lebih tinggi dibandingkan jam sibuk di sore hari.

Mengonsumsi Makanan Sehat
Ada banyak bukti mengonsumsi makanan sehat dapat mengurangi efek berbahaya polusi udara. Sebuah penelitian yang dipresentasikan Sekolah Kedokteran New York memeriksa lebih dari 500 ribu orang.

Mereka mengonsumsi makanan mediterania. Hasil menunjukkan dalam jangka panjang tubuh mereka cenderung tidak mendekati penyakit kardiovaskular, dan kematian menjadi lebih rendah. Nutrisi baik dalam makanan, seperti vitamin dan lainnya yang ditemukan di dalam sayuran dan buah bisa membantu menetralisir polutan. *** (SS)

SHARE