Alasan dan Tips Berenang di Perairan Terbuka - Male Indonesia
Alasan dan Tips Berenang di Perairan Terbuka
MALE ID | Sport & Hobby

Sebelum pergi ke perairan terbuka, memang kolam renang adalah tempat berenang paling menyenangkan. Hal itu memang tidak bisa dipungkiri, namun banyak alasan mengapa Anda harus beranjak dari kolam renang. Salah satunya adalah sensasinya ketika berenang di alam terbuka.


Gambar oleh David Mark dari Pixabay 

Berenang di perairan bisa dilakukan di laut, di danau, atau melawan arus di sungai. Ketika itu semuanya Anda lakukan, sensainya pun berbeda-beda, umpamanya seperti perbedaan antara bersepeda gunung dan bersepeda cepat. 

Berenang di perairan terbuka sangat menantang. Ketika Anda menyempurnakan renang Anda diperairan terbuka, Anda berada pada tingkat keunggulan di segmen renang. Namun demikian, ada keterampilan untuk dipelajari (dan perlengkapan untuk didapatkan) sebelum menceburkan diri Anda ke alam terbuka.

“Air terbuka itu dinamis, tidak ada dua pakaian renang yang persis sama," kata Melgaard, mantan perenang pro-air terbuka dalam laman Mens Journal. 

Lalu bagiaman cara memulainya? Jika Anda berada di jalur hiking dan mendaki gunung, saatnya menceburkan diri ke perairan terbuka, kemudian gunakan petunjuk dan praktik berikut ini.

Menghormati Air
Saat mendekati perairan terbuka, aturan pertama adalah "rendah hati," kata Melgaard. Tidak peduli seberapa kuat Anda bisa berenang. Karena arus deras, arus yang tak terlihat, dan air berombak dapat membuat Anda dalam masalah serius, dan berpotensi mematikan. 

Berbicaralah dengan penduduk setempat jika Anda berencana berenang di perairan yang tidak dikenal. "Jika ragu, jangan keluar," Melgaard mengingatkan. Yang terpenting, selalu berenang dengan seorang teman, dan beri tahu seseorang ketika Anda mulai berenang.

Persiapan untuk Terjun
Anda pikir Anda bugar. Tetapi ada jenis kebugaran khusus yang akan Anda perlukan jika Anda menghadapi perairan berombak atau angin sakal, kata Steven Munatones, mantan pelatih Tim Renang Air Terbuka Nasional AS. Untuk itu, lakukanlah beberapa pemanasan.

1. Latihan Kekuatan
Latihan kekuatan dengan fokus pada bahu, punggung, dan kaki bagian atas. Menggunakan karet gelang membantu mereplikasi berat air saat Anda mendorongnya.

2. Latihan Interval
Latihan ini membangun daya tahan dan menyiapkan paru-paru untuk tuntutan berenang. Cobalah untuk berenang satu putaran dengan keras, dan pada akhirnya, angkat diri Anda ke tepi kolam. Istirahat 10 detik, lalu ulangi. Lakukan ini 10 kali.

3. Simulasikan Shore
Latihanlah di kolam seperti di perairan terbuka. Berusaha keras selama 1 hingga 2 menit, yang mensimulasikan pertempuran melalui ombak untuk menjauh dari pantai. Kemudian turun dengan kecepatan yang bisa Anda pertahankan selama sekitar setengah jam.

4. Berenang Bersama Teman
Memukul ombak lebih menyenangkan, dan lebih aman dengan sahabat. Jika Anda berencana berenang sangat lama, ajaklah teman untuk berkayak. Menyimpan minuman olahraga di kokpit, dan naik ke kapal untuk istirahat jika diperlukan. *** (SS)

SHARE