Sisi Positif Di Balik Masalah dalam Hubungan - Male Indonesia
Sisi Positif Di Balik Masalah dalam Hubungan
Gading Perkasa | Relationships

Masalah dalam hubungan dianggap sebagai penghalang, bahkan bisa berakhir dengan perpisahan. Namun, tidak semua masalah bisa memberikan dampak buruk.


Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash

“Pada dasarnya, ketika orang mengalami masa-masa sulit bersama, itu dapat menciptakan ikatan yang dalam,” ucap Jonathan Bennett, pakar hubungan dan kencan Double Trust Dating, mengutip dari Bustle.

Kunci dari masalah dalam hubungan adalah bagaimana menyelesaikannya sebagai satu tim. Berikut masalah yang mungkin Anda temui dan membuat hubungan menjadi lebih intim.

Sakit
Kara Lissy, psikoterapis spesialis hubungan mengatakan, “Pada titik tertentu dalam hubungan jangka panjang, masing-masing pasangan harus bergiliran menjadi pengasuh dan yang butuh perawatan.”

Momen ini akan menciptakan peluang luar biasa untuk keintiman dan percakapan penting tentang Anda dan pasangan agar merasa diperhatikan. Ini dapat berdampak positif pada hubungan.

Perubahan besar
“Perubahan besar seperti pindah atau perubahan karier akan memunculkan ketegangan,” kata Kara.

Anda perlu komunikasi terkait hal ini. Barangkali pada awalnya si dia tidak setuju. Namun lambat laun, Anda dan pasangan bisa menemukan solusi.

“Melalui transisi hebat sebagai cara penyatuan dapat memperkuat komitmen yang dimiliki satu sama lain,” ujarnya.

Break
Break sangat menakutkan dan menimbulkan stres, tetapi masalah ini menghasilkan koneksi yang lebih kuat.

“Meskipun tidak ideal, terpisah membuat kedua pasangan melihat kebaikan satu sama lain dan membantu mereka menyadari kebersamaan,” tutur Bennett.

Kehilangan pekerjaan
“Peristiwa besar seperti kehilangan pekerjaan menguji tekad pasangan untuk tetap bersama,” kata Bennett.

Situasi ini mudah menghasilkan argumen tentang uang yang menyebabkan hubungan berakhir. Karena itu, seorang wanita yang tidak meninggalkan Anda saat kehilangan pekerjaan, artinya ia sungguh-sungguh menyayangi Anda.

“Jika kedua pasangan tetap bersatu dan saling mendukung, mereka dapat mengatasi krisis dengan ikatan lebih kuat,” ucap Bennett.

Masalah keluarga
“Masalah hubungan yang umum, setidaknya satu orang dalam hubungan dengan keluarga pasangan mereka,” tutur Michelle Henderson, pakar hubungan dan pemilik Next Chapter Counseling.

“Ini dapat memicu ketegangan pada pertemuan keluarga dan meningkatnya konflik dengan pasangan yang mungkin ingin Anda menyukai keluarganya.”

Jika masalah keluarga terjadi, hal ini dapat membantu untuk fokus pada pendekatan dengan cara positif.

“Pasangan yang berhasil menavigasi masalah ini dapat memvalidasi sudut pandang pasangan mereka,” kata Bennett.

Masalah komunikasi
Komunikasi bisa jadi sulit terutama jika Anda dan pasangan memiliki pola pikir berbeda. “Mengatasi masalah komunikasi adalah kunci memperbaiki masalah lain,” ujar konsultan hubungan, Chris Seiter.

“Jika pasangan berusaha untuk berkomunikasi dan bekerja sama, mereka tidak hanya mengatasi satu masalah, tapi juga masalah di masa depan,” ujarnya lagi. [GP]

SHARE