Mengatur Keuangan Orang Jepang yang Patut Ditiru - Male Indonesia
Mengatur Keuangan Orang Jepang yang Patut Ditiru
MALE ID | Works

Hidup di negara maju dengan segala kemudahan fasilitas, dapat menjadikan orang berlaku konsumtif. Akan tetapi, prasangka tersebut tidak berlaku bagi masyarakat Jepang. Justru mereka bisa mengatur keuangan lebih baik.

Gambar oleh Nattanan Kanchanaprat dari Pixabay 

Sikap kerja keras dan disiplin tinggi yang terkenal dari masyarakat Jepang adalah salah satu dasar mengapa mereka bisa mengatur segalanya dengan baik, termasuk soal keuangan. 

Berbeda dengan masyarakat di negara maju lainnya, orang Jepang justru bisa menahan diri untuk tidak membeli barang-barang di luar kebutuhan. Selain itu, ada beberapa trik lain dalam pengaturan keuangan mereka.

Melakukan Kakeibo
Jepang punya teknik khusus dalam mengatur keuangan. Teknik tersebut bernama Kakeibo. Pada dasarnya teknik ini mewajibkan Anda untuk mencatat setiap detail pengeluaran. Uniknya Kakeibo ini populer sejak 1900-an di Jepang.

Dengan pencatatan detail setiap pengeluaran, lalu menganalisanya setiap akhir bulan, orang-orang Jepang bisa melakukan penghematan sangat signifikan. Jangan kaget, jika gaya hidup orang Jepang cukup minimalis, kendati negara dan budaya mereka sangat maju.

Menabung Sebagai Prinsip
Sebagai penyempurna, tanamkan sikap kewajiban menabung sebagai prinsip. Tak harus banyak, karena akan sia-sia jatuhnya jika hanya niat menabung dalam jumlah besar di awal, tetapi akhir-akhirnya justru malas bahkan lupa.

Sebaliknya, bisa mulai menabung dari uang hasil penghematan dengan Kakeibo. Apalagi jika metode tersebut berhasil dijalankan secara maksimal, pelan tapi pasti. Selain akan stabil, bahkan bisa bertambah. 

Secara tak langsung, penghematan pengeluaran ini pun dapat membantu hidup lebih tenang dan pasti, karena tersedianya jaminan masa depan berupa tabungan.

Berpikir Sebelum Belanja
Teknik Kekeibo bisa Anda aplikasikan dengan sempurna jika Anda sudah memiliki pemikiran yang matang terhadap keputusan Anda saat akan berbelanja.

Memang, godaan belanja akan selalu ada apalagi jika melihat diskon. Tapi ingat, menahan nafsu untuk melakukan pengeluaran adalah landasan awal dari Kekeibo.

Membagi Keuangan dalam 4 Kategori
Secara detail, Kakeibo bisa Anda praktekkan dengan mengelompokkan pengeluaran menjadi empat bagian. Pertama, pengeluaran dasar sehari-hari, seperti makan, transportasi, dan biaya kos, kontrak atau cicilan rumah.

Kedua, pengeluaran sekunder, seperti membeli pakaian dan hangout. Lalu, ada pengeluaran Kultur, seperti membeli buku dan menonton film di bioskop. Sedangkan, keempat adalah pengeluaran ekstra, semacam membeli kado atau ke bengkel. 

Di akhir bulan, periksa pos mana yang berhasil Anda hemat. Dari situ, Anda bisa mengetahui hal tak berguna apa yang kerap Anda beli, sehingga dapat menjadikannya acuan agar lebih hemat untuk pengeluaran di bulan-bulan selanjutnya. *** (SS)

SHARE