Jadikan Vespa Klasik Anda Selalu di Kondisi Prima - Male Indonesia
Jadikan Vespa Klasik Anda Selalu di Kondisi Prima
MALE ID | Sport & Hobby

Memiliki motor legendaris seperti Vespa memang menjadi kepuasan tersendiri. Betapa tidak, motor asal Italia ini memiliki sejarah panjang dari awal pembuatan hingga sekarang.

vespa klasik - male indonesia
Photo by Nathan Salt from Pexels

Vespa pertama kali diciptakan pada tahun 1943, dan dua tahun kemudian baru dibuat sebuah motor konsep yakni MP5 (Motor Piaggio 5) dan dilanjutkan pembuatan MP6 atau sering dikenal dengan Vespa 98. Konsep dan motor Vespa saat itu terinspirasi dari teknologi pesawat terbang. Baru pada 1996, Vespa memproduksi skutik injeksi.

Walau begitu, tren mengendarai vespa klasik seakan tak pernah pudar. Keberadaannya di jalanan masih kerap ditemui. Faktor sejarah atau sekadar hobi menjadi satu alasan mengapa Vespa klasik senantiasa diminati.

Bila Anda berniat memelihara Vespa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Apa saja?

Masalah Kelengkapan Surat
Apabila Vespa tidak memiliki kelengkapan surat, biasanya terindikasi motor curian atau ada perubahan seperti swap mesin dan bodi. Ketika membeli, Anda harus memperhatikan keaslian surat, jangan sampai palsu. Lengkapnya surat akan memengaruhi harga jual hingga 40 %.

“Yang harus diperhatikan pertama kali saat membeli Vespa tua, adalah surat-suratnya. Seperti STNK dan BPKB,” ujar Toyo, kepala mekanik Aneka Vespa Tangerang.

“STNK sama BPKB harus lengkap, biasanya banyak orang yang jual motor Vespa tua tapi surat-suratnya kanibal atau palsu. Harga jualnya juga jadi turun, misalkan harga Vespa tua mencapai 100 juta, kalau dijual tanpa surat lengkap paling 50-60 juta saja,” ujarnya lagi.

Perhatikan Bodi
Lantaran usianya yang tidak lagi muda, efek karatan sampai keropos pada bodi Vespa bisa terjadi. Toyo menjelaskan, guna mengecek komponen bodi, yang paling penting yaitu spakbor depan, belakang, setang, dek depan, lampu, dan tangki bensin.

“Kalau bisa cari bodi yang masih normal, tidak ada kerusakan. Karena kalau beli baru mungkin barangnya susah didapat. Pengecatan ulang bisa saja, tapi kesan orisinilnya hilang,” tutur dia.

Mesin
Terakhir adalah pengecekan pada bagian mesin. Perlu diingat, saat membeli Vespa tua, coba dengarkan suara mesin dari motor tersebut apakah normal atau dirasa aneh. Selanjutnya melihat kondisi mesin, ada atau tidaknya rembesan oli dan mengecek komponen karburator.

“Umumnya, Vespa tua penyakitnya di karburator, kabel-kabel dan platina,” kata Toyo. [GP]

SHARE