Mimpi Menghabisi Atasan Tak Selalu Buruk - Male Indonesia
Mimpi Menghabisi Atasan Tak Selalu Buruk
Gading Perkasa | Works

Anda pernah membayangkan atau bermimpi bisa menghabisi atasan di kantor lantaran kesal sering diperlakukan semena-mena? Meski terdengar menyeramkan, apa yang Anda bayangkan tidak selamanya buruk. Bahkan itu membawa dampak positif bagi kehidupan Anda. Kok bisa?

menghabisi atasanPhoto by Reza Hasannia on Unsplash

Pada dasarnya, perbedaan pendapat dan salah paham yang menimbulkan konflik kecil dengan atasan wajar terjadi di setiap perusahaan. Sehingga, sikap profesional antara karyawan dan atasan di kantor sudah seharusnya dipelihara, terlepas dari seberapa besar kekesalan Anda.

Akan tetapi, pikiran atau mimpi ingin menghabisi atasan di tempat kerja yang terlintas di benak beberapa orang cenderung menyeramkan, sekaligus melegakan di saat yang sama.

Disebut seram ketika memikirkan konsekuensi yang mungkin saja diterima apabila Anda benar-benar menjalankan niat itu. Sedangkan lega saat Anda hanya menjadikannya sebagai penyaluran rasa kesal.

Julia Shaw, Psikolog kriminal dari University College London, Inggris mengatakan bahwa bermimpi atau membayangkan untuk menghabisi atasan di tempat kerja ternyata hal yang normal. Ia bahkan menambahkan jika itu baik bagi kesehatan seseorang.

Dalam Cheltenham Science Festival di Inggris, Shaw menyebut bahwa pikiran jahat seperti ingin menghabisi atasan bisa membantu menumbuhkan empati kepada korban yang dibayangkan.

Selain itu juga, pelaku jadi terbantu untuk menelaah bagaimana rasanya melakukan pembunuhan tersebut apabila menjadi nyata, serta berbagai konsekuensi yang akan ia terima nantinya.

Pasalnya, orang yang berpikiran jernih dan tidak mengidap penyakit psikologis akan benar-benar merenungkan sisi positif dan negatif yang mungkin terjadi. Bukan hanya menyoal kepuasannya saja.

“Itu membedakan kita dengan hewan dan manusia lain yang sakit secara psikologis,” tutur Shaw, seperti dilansir dari NYPost.

Ditambahkan oleh Shaw, semakin dewasa seseorang, maka ia akan semakin siap memutuskan hal penting apa yang diambil. Termasuk mewujudkan keputusan untuk merealisasikan keinginannya menghabisi sang atasan atau memaafkan dan berdamai dengannya.

Jika Anda merasa sebaliknya, puas berlebih jika sanggup membunuh sang atasan tanpa memiliki sedikit pun rasa penyesalan, ada baiknya memeriksa kesehatan mental ke dokter.

“Ini adalah waktu yang pas untuk bergulat dengan moralitas dan melakukan hal-hal demi kesehatan Anda,” kata Shaw. [GP]

SHARE